7 Negara yang Memiliki Situs Pencarian Sendiri, Jadi Alternatif selain Google

Kamis, 03 Agustus 2023 - 15:28 WIB
loading...
7 Negara yang Memiliki Situs Pencarian Sendiri, Jadi Alternatif selain Google
Sejumlah negara memiliki situs pencarian sendiri. Beberapa di antaranya cukup populer dan menjadi saingan Google. Foto/Freepik
A A A
JAKARTA - Ada sejumlah negara yang memiliki situs pencarian sendiri. Beberapa di antaranya sudah mempunyai platform yang populer dan menjadi saingan Google .

Saat mendengar istilah Search Engine atau mesin pencari , sebagian besar orang pasti akan langsung tertuju pada Google. Tak bisa dipungkiri, hegemoni Google pada jagat situs pencarian memang tidak diragukan.

Terlepas dari superioritasnya, negara-negara lain ternyata juga banyak memiliki mesin pencari sendiri. Mereka mungkin tidak bisa mengalahkan Google di pasar dunia, namun lain halnya jika di negaranya sendiri.



Lantas, negara mana sajakah yang memiliki situs pencarian sendiri? Simak ulasannya berikut ini.

Negara yang Memiliki Situs Pencarian Sendiri

1. Rusia

Rusia memiliki Yandex yang menjadi mesin pencari paling populer di negaranya. Tak hanya Rusia, sejumlah negara tetangga juga diketahui cukup banyak menggunakannya.

Yandex dirancang oleh Ilya Valentinovich Sagalovich pada 1997. Layaknya mesin pencari lain seperti Google, platform ini juga bisa digunakan untuk mengakses situs, web, dan informasi lainnya di internet.

Pakar keamanan siber Alfons Tanujaya pernah menyebut bahwa Yandex termasuk Search Engine yang memiliki kontrol informasi lebih longgar dibanding para kompetitornya. Hal ini kemungkinan menjadi salah satu alasan dibalik popularitasnya.

2. Amerika Serikat

Terlepas dari dominasi Google, Amerika Serikat juga memiliki sejumlah mesin pencari lain. Di antaranya DuckDuckGo, Ask, AOL, dan masih banyak lainnya.

Mengingat statusnya sebagai negara besar dan berpengaruh di dunia, tak mengherankan apabila Amerika Serikat memiliki banyak perusahaan mesin pencari saingan Google. Meski demikian, persebaran penggunanya cukup merata alias masing-masing memiliki pasarnya sendiri.


3. Korea Selatan

Bagi sebagian orang, Naver mungkin terdengar tidak asing. Terlebih bagi orang-orang yang menyukai atau menjadi fans dari seleb Korea Selatan. Biasanya, mereka akan sering melihat pemberitaan terkait idolanya melalui platform ini.

Terkenal sebagai Google-nya Korea Selatan, Naver memegang pangsa pasar yang cukup besar di negaranya. Tersedia dengan tampilan bahasa Korea, mesin pencari ini bisa membantu untuk mengakses konten berita hingga informasi lainnya.


4. China

Negara yang memiliki situs pencarian sendiri berikutnya adalah China. Tak ingin ketinggalan dari para rivalnya seperti Amerika Serikat, mereka juga memiliki platform Search Engine yang tak kalah populer.

Salah satu yang paling terkenal adalah Baidu. Platform ini memiliki pengguna yang cukup besar di negaranya.

Tak hanya Baidu, China juga masih memiliki sejumlah mesin pencari lain. Di antaranya seperti Sogou, Haosuo, Shenma, dan masih banyak lainnya.

5. Jerman

Sedikit berbeda dengan negara lain, Jerman memiliki mesin pencari yang cukup unik bernama Ecosia. Mereka mengklaim bahwa sebagian besar keuntungannya telah dialihkan untuk program penanaman pohon di berbagai negara.

Sisi menarik inilah yang membuatnya cukup disukai. Bahkan, banyak juga pengguna platform sejenis seperti Google yang tertarik untuk beralih menggunakannya.


6. Prancis

Masih di Eropa, kali ini ada Prancis. Mereka memiliki mesin pencari populer bernama Qwent.

Salah satu keunggulan dari mesin pencari ini adalah jaminan privasi para pengguna. Mereka mengklaim tidak pernah menyentuh data pribadi pengguna atau bahkan menjualnya ke pihak lain.

7. Swiss

Berikutnya ada Swisscows. Sesuai namanya, mesin pencari ini merupakan proyek sebuah perusahaan yang berbasis di negara Swiss.

Pada layanan yang diberikan, platform ini menyematkan metode tertentu untuk menampilkan keinginan pengguna lebih cepat. Tak hanya itu, mereka juga memastikan tidak pernah menyimpan data para penggunanya.

Demikian ulasan mengenai negara-negara yang memiliki situs pencarian sendiri. Tertarik mencoba?
(okt)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1983 seconds (0.1#10.140)