Waspada, Satelit Eropa Seberat 1.360 Kg Bakal Jatuh ke Bumi
Sabtu, 29 Juli 2023 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Data pesawat ruang angkasa telah membantu para peneliti memperbaiki model iklim dan prakiraan cuaca mereka. Ada lebih banyak data yang dikumpulkan satelit Aeolus setelah beroperasi selama hampir 4,5 tahun. Waktu operasi ini lebih lama sekitar 18 bulan dari masa operasi ilmiah yang direncanakan.
![Waspada, Satelit Eropa Seberat 1.360 Kg Bakal Jatuh ke Bumi]()
Pesawat ruang angkasa mulai jatuh dari orbit pada 19 Juni, dan tim misi mulai mempercepat prosesnya lima minggu kemudian. Pada Senin 24 Juli, Aeolus melakukan dua pembakaran mesin yang berlangsung total 37,5 menit dan menurunkan ketinggiannya sekitar 30 km, menjadi 250 km.
Proses penurunan dilakukan lagi Kamis 27 Juli, dengan empat manuver orbit yang direncanakan. Satu manuver terakhir direncanakan hari ini, dengan masuk kembali ke Bumi diharapkan sekitar lima jam.
Baca juga; Satelit RHESSI Milik NASA Jatuh di Atas Gurun Sahara
Namun, saat ini, belum bisa untuk memprediksi kapan dan di mana Aeolus akan turun secara detail. “Kami hanya harus tetap memperhatikan pembaruan dari ESA dan tim Aeolus,” kata Krag.

Pesawat ruang angkasa mulai jatuh dari orbit pada 19 Juni, dan tim misi mulai mempercepat prosesnya lima minggu kemudian. Pada Senin 24 Juli, Aeolus melakukan dua pembakaran mesin yang berlangsung total 37,5 menit dan menurunkan ketinggiannya sekitar 30 km, menjadi 250 km.
Proses penurunan dilakukan lagi Kamis 27 Juli, dengan empat manuver orbit yang direncanakan. Satu manuver terakhir direncanakan hari ini, dengan masuk kembali ke Bumi diharapkan sekitar lima jam.
Baca juga; Satelit RHESSI Milik NASA Jatuh di Atas Gurun Sahara
Namun, saat ini, belum bisa untuk memprediksi kapan dan di mana Aeolus akan turun secara detail. “Kami hanya harus tetap memperhatikan pembaruan dari ESA dan tim Aeolus,” kata Krag.
(wib)
Lihat Juga :