5 Fakta Unik Ranpur Bradley, Dibekali Rudal Pembunuh Tank
Jum'at, 21 Juli 2023 - 11:08 WIB
loading...
A
A
A
Armor pada lambung dan menara Bradley dibuat dari aluminium yang dilas dan dilengkapi di lokasi kritis dengan pelindung laminasi. Selain itu, Bradley memiliki armor baja applique yang dapat dipasangi armor pasif tambahan atau Explosive Reactive Armor (ERA).
Baca juga; Viral, Rusia Hancurkan Tank Leopard Jerman dan Bradley AS yang Dioperasikan Ukraina
ERA terdiri dari 96 ubin yang dipasang di sisi bodi, turret, dan depan, mampu meningkatkan perlindungan terhadap berbagai amunisi anti-lapis baja. Termasuk Rocket Propelled Grenades (RPG) yang diluncurkan di bahu.
![5 Fakta Unik Ranpur Bradley, Dibekali Rudal Pembunuh Tank]()
Ranpur Bradley dirancang sebagai kendaraan personel lapis baja ringan untuk bergerak cepat. Dengan bobot standar 24,9 ton, Bradley didukung mesin diesel 500 tenaga kuda, supercharged, delapan silinder, dan berpendingin cairan.
Kemampuan ini memberikan tenaga yang cukup untuk bersaing dengan kendaraan lapis baja lainnya seperti tank M1 Abrams. Dengan rasio power-to-weight 20 tenaga kuda per ton, Bradley dapat mencapai kecepatan tertinggi 40 mil/jam atau 64,4 km/jam di jalan beraspal. Sebagai perbandingan, tank M1 Abrams ditenagai oleh mesin turbin 1.500 tenaga kuda melaju dengan kecepatan 30 mil/jam atau 48,3 km/jam.
Baca juga; Mengenal PT-76, Tank Amfibi Produksi Uni Soviet Andalan TNI
Bradley dirancang untuk melintasi segala medan, termasuk di dalam air, dengan beralih ke mode amfibi dalam lima menit. Varian Bradley terbaru, M2A3 dan M3A3, memiliki ponton tiup di bagian depan dan samping untuk mendorong melewati air dengan kecepatan tertinggi sekitar 4 mil/jam atau 6,4 km/jam.
Baca juga; Viral, Rusia Hancurkan Tank Leopard Jerman dan Bradley AS yang Dioperasikan Ukraina
ERA terdiri dari 96 ubin yang dipasang di sisi bodi, turret, dan depan, mampu meningkatkan perlindungan terhadap berbagai amunisi anti-lapis baja. Termasuk Rocket Propelled Grenades (RPG) yang diluncurkan di bahu.
5. Mampu Bergerak Cepat dan Amfibi

Ranpur Bradley dirancang sebagai kendaraan personel lapis baja ringan untuk bergerak cepat. Dengan bobot standar 24,9 ton, Bradley didukung mesin diesel 500 tenaga kuda, supercharged, delapan silinder, dan berpendingin cairan.
Kemampuan ini memberikan tenaga yang cukup untuk bersaing dengan kendaraan lapis baja lainnya seperti tank M1 Abrams. Dengan rasio power-to-weight 20 tenaga kuda per ton, Bradley dapat mencapai kecepatan tertinggi 40 mil/jam atau 64,4 km/jam di jalan beraspal. Sebagai perbandingan, tank M1 Abrams ditenagai oleh mesin turbin 1.500 tenaga kuda melaju dengan kecepatan 30 mil/jam atau 48,3 km/jam.
Baca juga; Mengenal PT-76, Tank Amfibi Produksi Uni Soviet Andalan TNI
Bradley dirancang untuk melintasi segala medan, termasuk di dalam air, dengan beralih ke mode amfibi dalam lima menit. Varian Bradley terbaru, M2A3 dan M3A3, memiliki ponton tiup di bagian depan dan samping untuk mendorong melewati air dengan kecepatan tertinggi sekitar 4 mil/jam atau 6,4 km/jam.
(wib)
Lihat Juga :