5 Fakta Unik Ranpur Bradley, Dibekali Rudal Pembunuh Tank
Jum'at, 21 Juli 2023 - 11:08 WIB
loading...
A
A
A
Rudal anti-tank TOW ditembakkan dari tabung peluncur, melacak target menggunakan optik, dan dipandu secara nirkabel. Rudal yang digunakan biasanya BGM-71 TOW yang dapat melaju 300 meter/detik dengan jangkauan 3.750 meter.
Baca juga; 5 Kecanggihan Kendaraan Tempur Infanteri M2A4 Bradley, Nomor 3 Bisa Hancurkan Tank
Senjata yang dikenal sebagai pembunuh tank ini awalnya dirancang oleh Hughes Aircraft pada 1960-an dan sekarang diproduksi oleh Raytheon. Rudal BGM-71 TOW berukuran panjang antara 1,1 hingga 1,5 meter, diameter 152 mm, dan rentang sayap 0,46 meter.
![5 Fakta Unik Ranpur Bradley, Dibekali Rudal Pembunuh Tank]()
Ranpur Bradley dirancang untuk mengangkut personel infanteri atau pengintai dengan perlindungan lapis baja. Bradley juga diberikan kemampuan memberikan tembakan perlindungan untuk menekan pasukan dan kendaraan lapis baja musuh.
Untuk itu, selaku pengembang Bradley FMC Corporation dan BAE Systems Land & Armaments, sebelumnya United Defense, menghadirkan sejumlah varian. Paling banyak dikenal adalah M2 Bradley dan M3 Bradley untuk melakukan tugas tambahan sebagai kendaraan pengintai.
Baca juga; Tentara Rusia Rebut Bradley Amerika Serikat dan Tank Leopard 2 Jerman
M2 Bradley menampung tiga awak, terdiri dari seorang komandan, penembak, dan pengemudi. M2 Bradley mampu membawa enam personel tentara bersenjata lengkap. Sedangkan M3 Bradley untuk misi pengintaian membawa dua pasukan pengintai selain tiga awak reguler, dengan ruang untuk rudal BGM-71 TOW tambahan.
![5 Fakta Unik Ranpur Bradley, Dibekali Rudal Pembunuh Tank]()
Ranpur Bradley memiliki pelindung atau armor lapis baja untuk menahan gempuran peluru 14,5 mm di bagian depan dan turret. Armor lapis baja seluruh bagian bodi mampu menahan peluru 7,62 mm hingga 12,7 mm dan serpihan artileri.
Baca juga; 5 Kecanggihan Kendaraan Tempur Infanteri M2A4 Bradley, Nomor 3 Bisa Hancurkan Tank
Senjata yang dikenal sebagai pembunuh tank ini awalnya dirancang oleh Hughes Aircraft pada 1960-an dan sekarang diproduksi oleh Raytheon. Rudal BGM-71 TOW berukuran panjang antara 1,1 hingga 1,5 meter, diameter 152 mm, dan rentang sayap 0,46 meter.
3. Ada 2 Varian Bradley

Ranpur Bradley dirancang untuk mengangkut personel infanteri atau pengintai dengan perlindungan lapis baja. Bradley juga diberikan kemampuan memberikan tembakan perlindungan untuk menekan pasukan dan kendaraan lapis baja musuh.
Untuk itu, selaku pengembang Bradley FMC Corporation dan BAE Systems Land & Armaments, sebelumnya United Defense, menghadirkan sejumlah varian. Paling banyak dikenal adalah M2 Bradley dan M3 Bradley untuk melakukan tugas tambahan sebagai kendaraan pengintai.
Baca juga; Tentara Rusia Rebut Bradley Amerika Serikat dan Tank Leopard 2 Jerman
M2 Bradley menampung tiga awak, terdiri dari seorang komandan, penembak, dan pengemudi. M2 Bradley mampu membawa enam personel tentara bersenjata lengkap. Sedangkan M3 Bradley untuk misi pengintaian membawa dua pasukan pengintai selain tiga awak reguler, dengan ruang untuk rudal BGM-71 TOW tambahan.
4. Armor Lapis Baja Anti-RPG

Ranpur Bradley memiliki pelindung atau armor lapis baja untuk menahan gempuran peluru 14,5 mm di bagian depan dan turret. Armor lapis baja seluruh bagian bodi mampu menahan peluru 7,62 mm hingga 12,7 mm dan serpihan artileri.
Lihat Juga :