Google Play Store Bakal Punya Sistem Keamanan Lebih Ketat

Jum'at, 14 Juli 2023 - 22:07 WIB
loading...
Google Play Store Bakal...
Google mengumumkan rencana peningkatan sistem keamanan di toko aplikasinya. Langkah ini untuk memberangus aplikasi yang biasa menyusupkan malware jahat. Foto/Techradar
A A A
JAKARTA - Google mengumumkan rencana peningkatan sistem keamanan di toko aplikasinya. Langkah ini untuk memberangus aplikasi yang biasa menyusupkan malware jahat.

Google akan meningkatkan cara memverifikasi pengembang untuk lebih mengontrol aksi penipuan dan aktivitas berbahaya lainnya. Adapun langkah yang bakal diambil adaah dengan memasukkan nomor D-U-N-S wajib.

D-U-N-S atau Data Universal Numbering System adalah nomor sembilan digit unik yang mengidentifikasi entitas bisnis berdasarkan lokasi tertentu. Dihimpun dari Techradar, Jumat (14/7/2023), organisasi yang menyiapkan akun developer baru kini diwajibkan untuk membagikan nomor D-U-N-S sembilan digit unik yang ditetapkan oleh Dun & Bradstreet.

Baca juga; Google Play Store Hadirkan Ikon Baru, Begini Wujudnya

Google Play Store juga akan menjalani tweak UI yang dirancang untuk menampilkan lebih banyak informasi pengembang kepada pengguna untuk membantu membuat pilihan tepat. Selain itu, Google juga akan mengubah 'Rincian kontak' dalam cantuman aplikasi menjadi 'Dukungan aplikasi'.

Dalam subjudul ini, bagian 'Tentang pengembang' akan menampilkan informasi yang lengkap. Registrasi pengembang baru akan tunduk pada perubahan ini mulai 31 Agustus, memberikan waktu sekitar enam minggu kepada pengembang nakal untuk tunduk pada aturan yang lebih ketat.

Google mengatakan akan membagikan lebih banyak informasi dengan organisasi pengembang yang ada pada bulan Oktober. Namun, tidak jelas berapa lama pengembang aplikasi harus memberikan nomor D-U-N-S.

Baca juga; Daftar Aplikasi dan Game Terbaik di Google Play 2022
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Iran Gempur Pusat Data...
Iran Gempur Pusat Data Amazon dan Oracle, Google dan YouTube Selanjutnya
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
Rekomendasi
Richard Lee Akui Seluruh...
Richard Lee Akui Seluruh Perbuatannya, Kejari Tangerang: Kasus Sudah Terang Benderang
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
Amerika Serikat Bakal...
Amerika Serikat Bakal Punya Kendaraan Uji Hipersonik Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved