Hadapi Bom Cluster AS, Rusia Siap Gunakan Senjata Paling Berbahaya Ini
Kamis, 13 Juli 2023 - 08:48 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Shoigu menunjukkan bahwa AS telah memberikan berbagai alasan untuk membenarkan keputusan untuk menggunakan bom curah, termasuk menyatakan bahwa mereka hampir kehabisan peluru artileri konvensional 155 milimeter (mm).
Hal itu merujuk pada apa yang dikatakan Presiden AS Joe Biden dalam wawancara dengan stasiun penyiaran CNN yang disiarkan akhir pekan lalu.
Dia menambahkan bahwa militer Rusia telah mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi personel dan kendaraan militer dari serangan bom berantai AS.
Menurut BBC, bom cluster adalah metode pelepasan sejumlah besar bom kecil dari roket, misil, atau peluru artileri sebelum menjatuhkannya ke area yang luas.
Itu akan meledak ketika mencapai target tetapi sebagian besar tidak meledak pada tahap awal. Keadaan itu terjadi terutama jika mendarat di tanah basah atau lunak.
Bom cluster pertama kali digunakan secara operasional oleh Jerman dengan jenis Bom Cluster SD-2 atau Sprengbombe Dickwandig 2 kg yang biasa disebut Bom Butterfly dalam Perang Dunia II.
Bom cluster diproduksi secara independen oleh Amerika Serikat, Rusia dan Italia serta memiliki beberapa jenis dan jumlah submunisinya. CBU 59 APAM Rockeye II adalah salah satu jenis bom cluster yang sering digunakan dalam peperangan.
Hal itu merujuk pada apa yang dikatakan Presiden AS Joe Biden dalam wawancara dengan stasiun penyiaran CNN yang disiarkan akhir pekan lalu.
Dia menambahkan bahwa militer Rusia telah mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi personel dan kendaraan militer dari serangan bom berantai AS.
Menurut BBC, bom cluster adalah metode pelepasan sejumlah besar bom kecil dari roket, misil, atau peluru artileri sebelum menjatuhkannya ke area yang luas.
Itu akan meledak ketika mencapai target tetapi sebagian besar tidak meledak pada tahap awal. Keadaan itu terjadi terutama jika mendarat di tanah basah atau lunak.
Bom cluster pertama kali digunakan secara operasional oleh Jerman dengan jenis Bom Cluster SD-2 atau Sprengbombe Dickwandig 2 kg yang biasa disebut Bom Butterfly dalam Perang Dunia II.
Bom cluster diproduksi secara independen oleh Amerika Serikat, Rusia dan Italia serta memiliki beberapa jenis dan jumlah submunisinya. CBU 59 APAM Rockeye II adalah salah satu jenis bom cluster yang sering digunakan dalam peperangan.
Lihat Juga :