Aplikasi Android di Google Play Ini Mengandung Spyware, Hapus dari HP Anda Sekarang Juga!
Rabu, 12 Juli 2023 - 19:04 WIB
loading...
Aplikasi Android spyware dengan lebih dari 1.5 juta download disebut mengirimkan data pribadi pengguna ke server di China. Foto: Bleeping Computer
A
A
A
JAKARTA - Analis keamanan siber menemukan dua aplikasi manajemen file yang tersedia di Google Play Store yang sebenarnya adalah spyware. Aplikasi tersebut membahayakan privasi dan keamanan. Parahnya lagi, sudah diunduh hingga 1,5 juta pengguna Android.
Jadi, jika Anda memiliki salah satu ponsel Android terbaik dengan aplikasi ini terpasang, segera hapus. Aplikasi yang mencurigakan adalah File Recovery & Data Recovery dan File Manager.
Menurut analisa dari perusahaan keamanan siber Pradeo, kedua aplikasi tersebut ternyata berasal dari pengembang yang sama. Keduanya diprogram untuk diluncurkan tanpa input apa pun dari pengguna dan secara diam-diam mengirimkan data sensitif pengguna ke server yang berbasis di China.
Aplikasi File Recovery & Data Recovery dan File Manager telah diunduh lebih dari 1 juta kali. Sementara sekitar 500.000 orang sudah menginstal File Manager. Ini menurut tangkapan layar dari halaman Play Store masing-masing yang dibagikan dalam laporan Pradeo.
Menurut Bleeping Computer, Google sudah menendang aplikasi tersebut dari Play Store.
Jadi, jika Anda memiliki salah satu ponsel Android terbaik dengan aplikasi ini terpasang, segera hapus. Aplikasi yang mencurigakan adalah File Recovery & Data Recovery dan File Manager.
Menurut analisa dari perusahaan keamanan siber Pradeo, kedua aplikasi tersebut ternyata berasal dari pengembang yang sama. Keduanya diprogram untuk diluncurkan tanpa input apa pun dari pengguna dan secara diam-diam mengirimkan data sensitif pengguna ke server yang berbasis di China.
Aplikasi File Recovery & Data Recovery dan File Manager telah diunduh lebih dari 1 juta kali. Sementara sekitar 500.000 orang sudah menginstal File Manager. Ini menurut tangkapan layar dari halaman Play Store masing-masing yang dibagikan dalam laporan Pradeo.
Menurut Bleeping Computer, Google sudah menendang aplikasi tersebut dari Play Store.
Lihat Juga :