Mesin Roket Fusi Nuklir Masuk Tahap Konstruksi, Hasilkan Energi Sepanas Matahari
Senin, 10 Juli 2023 - 17:24 WIB
loading...
A
A
A
Richard Dinan mengatakan, roket ini diperkirakan mampu mencapai kecepatan astronomis lebih dari 500.000 mil per jam. Kecepatan ini menembus batas pendorong ion konvensional, yang saat ini mendominasi orbit.
Baca juga; Perang Luar Angkasa Memanas, NASA Butuh Roket Nuklir untuk Saingi China
Tapi membatasi plasma super panas dengan medan elektromagnetik merupakan tantangan besar. Untuk memahami plasma kompleks, perusahaan menggunakan pembelajaran mesin AI untuk mempelajari data dari reaktor fusi PFRC-2.
Simulasi akan menilai kinerja plasma fusi nuklir untuk propulsi saat keluar dari mesin roket yang memancarkan partikel gas buang dengan kecepatan ratusan mil per detik. “Para ilmuwan belum dapat mengendalikan plasma turbulen karena dipanaskan hingga ratusan juta derajat, dan reaksinya berhenti begitu saja,” tutur Dr James Lambert, CFO Pulsar Fusion, kepada Space Daily.
Baca juga; Perang Luar Angkasa Memanas, NASA Butuh Roket Nuklir untuk Saingi China
Tapi membatasi plasma super panas dengan medan elektromagnetik merupakan tantangan besar. Untuk memahami plasma kompleks, perusahaan menggunakan pembelajaran mesin AI untuk mempelajari data dari reaktor fusi PFRC-2.
Simulasi akan menilai kinerja plasma fusi nuklir untuk propulsi saat keluar dari mesin roket yang memancarkan partikel gas buang dengan kecepatan ratusan mil per detik. “Para ilmuwan belum dapat mengendalikan plasma turbulen karena dipanaskan hingga ratusan juta derajat, dan reaksinya berhenti begitu saja,” tutur Dr James Lambert, CFO Pulsar Fusion, kepada Space Daily.
(wib)
Lihat Juga :