Tips Sukses Bangun Usaha Ala Mompreneur Plus Cuan Tambahan Lewat Ngonten ft. Endah Rusmala
Jum'at, 07 Juli 2023 - 16:06 WIB
loading...
Endah Rusmala, seorang mompreneur dan konten kreator yang memantapkan hati untuk menjadi pengusaha. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Menjadi seorang wanita karier bisa dibilang impian banyak perempuan ya buddies. Punya pekerjaan mapan, pergi ke kantor dengan pakaian rapi, dan dapat gaji tetap setiap bulan, rasanya sangat menyenangkan.
Tapi, terkadang ada hal yang harus dikorbankan, salah satunya keluarga. Jadi wanita karier sering berada di luar rumah, sehingga waktu dengan keluarga berkurang. Inilah yang dirasakan Endah Rusmala, seorang mompreneur dan konten kreator yang memantapkan hati resign untuk menjadi pengusaha.
From Banker to Baker. 13 tahun jadi pegawai di sebuah bank ternama, Endah memutuskan berhenti dan jadi pengusaha kuliner. Padahal saat itu jabatan dan pendapatannya cukup tinggi. Namun demi menghadirkan sosok seorang ibu di dalam rumah, dirinya memutuskan berhenti apalagi saat sang anak memanggilnya “mbak” bukan “ibu”.
Baca juga; Kisah Sudianto Oei, Berawal dari Warnet hingga Sukses Membangun Hypernet Technologies
“Turning point pertamanya adalah waktu dia manggil aku ‘Mbak’ Jadi waktu kita lagi main bareng dia tuh beberapa kali manggil aku ‘Mbak Mbak Mbak’ saking dekatnya sama Mbaknya. Itu rasanya kayak di gaplok banget aku nangis bercucuran air mata berhari – hari. Selama ini aku berpikir bahwa dengan aku gila-gilaan kerja jadi pegawai terbaik di kantor buat keluarga. Ternyata aku salah anakku nggak butuh duit aja tapi butuh perhatian, butuh waktu bersama ibunya,” ujar Endah.
Tapi, terkadang ada hal yang harus dikorbankan, salah satunya keluarga. Jadi wanita karier sering berada di luar rumah, sehingga waktu dengan keluarga berkurang. Inilah yang dirasakan Endah Rusmala, seorang mompreneur dan konten kreator yang memantapkan hati resign untuk menjadi pengusaha.
From Banker to Baker. 13 tahun jadi pegawai di sebuah bank ternama, Endah memutuskan berhenti dan jadi pengusaha kuliner. Padahal saat itu jabatan dan pendapatannya cukup tinggi. Namun demi menghadirkan sosok seorang ibu di dalam rumah, dirinya memutuskan berhenti apalagi saat sang anak memanggilnya “mbak” bukan “ibu”.
Baca juga; Kisah Sudianto Oei, Berawal dari Warnet hingga Sukses Membangun Hypernet Technologies
“Turning point pertamanya adalah waktu dia manggil aku ‘Mbak’ Jadi waktu kita lagi main bareng dia tuh beberapa kali manggil aku ‘Mbak Mbak Mbak’ saking dekatnya sama Mbaknya. Itu rasanya kayak di gaplok banget aku nangis bercucuran air mata berhari – hari. Selama ini aku berpikir bahwa dengan aku gila-gilaan kerja jadi pegawai terbaik di kantor buat keluarga. Ternyata aku salah anakku nggak butuh duit aja tapi butuh perhatian, butuh waktu bersama ibunya,” ujar Endah.
Lihat Juga :