Ilmuwan Ungkap Teori Baru Penyebab Kematian Firaun Tutankhamun
Senin, 03 Juli 2023 - 22:11 WIB
loading...
A
A
A
Raja, yang baru berusia 19 tahun ketika meninggal, ditemukan tidak hanya menderita malaria tetapi juga berbagai kelainan pada saat kematiannya.
Studi sebelumnya mengklaim dia membutuhkan tongkat untuk berjalan karena dia menderita penyakit Köhler yang menyakitkan selain oligodactyly di kaki kanannya dan kaki pengkor di kaki kirinya.
Namun para peneliti menyimpulkan bahwa sebenarnya patah kaki yang membunuhnya, dengan penyebab yang tidak jelas.
Sekarang, Ms Aziz telah sepenuhnya mengesampingkan teori-teori ini, menggambar harta benda di makamnya sebagai petunjuk.
Sudah lama diyakini bahwa orang Mesir Kuno dikuburkan dengan benda sehari-hari yang dapat digunakan di alam baka.
Para ahli sebelumnya mengatakan bahwa biji dan buah yang ditemukan di makam Tut mengindikasikan dia sedang menjalani perawatan medis, seperti dilansir MailOnline.
Tapi Ms Aziz menunjuk ke enam kereta, baju besi dan simpanan anggur yang juga ditemukan di sana.
Studi sebelumnya mengklaim dia membutuhkan tongkat untuk berjalan karena dia menderita penyakit Köhler yang menyakitkan selain oligodactyly di kaki kanannya dan kaki pengkor di kaki kirinya.
Namun para peneliti menyimpulkan bahwa sebenarnya patah kaki yang membunuhnya, dengan penyebab yang tidak jelas.
Sekarang, Ms Aziz telah sepenuhnya mengesampingkan teori-teori ini, menggambar harta benda di makamnya sebagai petunjuk.
Sudah lama diyakini bahwa orang Mesir Kuno dikuburkan dengan benda sehari-hari yang dapat digunakan di alam baka.
Para ahli sebelumnya mengatakan bahwa biji dan buah yang ditemukan di makam Tut mengindikasikan dia sedang menjalani perawatan medis, seperti dilansir MailOnline.
Tapi Ms Aziz menunjuk ke enam kereta, baju besi dan simpanan anggur yang juga ditemukan di sana.
Lihat Juga :