Misteri Air Terjun Darah di Antartika Terungkap, Bukan Berasal dari Mineral
Selasa, 27 Juni 2023 - 17:54 WIB
loading...
A
A
A
“Segera setelah saya melihat gambar mikroskop, saya perhatikan bahwa ada nanosfer kecil ini dan kaya akan zat besi. Mereka memiliki banyak elemen berbeda di dalamnya selain besi, ada silikon, kalsium, aluminium, natrium, dan semuanya bervariasi,” kata Ken Livi peneliti dari Departemen Ilmu dan Teknik Material, Universitas Johns Hopkins, Amerika Serikat dikutip dari laman NewAtlas, Selasa (27/6/2023).
Temuan ini memiliki implikasi di luar Antartika dan bahkan di luar Bumi. Beberapa tahun yang lalu, para ilmuwan berhasil melacak air kembali ke sumbernya berupa danau subglasial yang sangat asin.
Baca juga; Fenomena Aneh, Muncul Matahari Merah Darah di Langit Amerika Serikat
Danau yang berada di bawah lapisan tanah bertekanan tinggi, tanpa cahaya atau oksigen, dan ekosistem mikroba yang tetap terisolasi selama jutaan tahun. Ini menunjukkan ada kehidupan dalam kondisi yang tidak ramah di bawah lapisan tanah.
“Untuk benar-benar memahami sifat permukaan planet berbatu, diperlukan mikroskop elektron transmisi,” tambah Livi.
Temuan ini memiliki implikasi di luar Antartika dan bahkan di luar Bumi. Beberapa tahun yang lalu, para ilmuwan berhasil melacak air kembali ke sumbernya berupa danau subglasial yang sangat asin.
Baca juga; Fenomena Aneh, Muncul Matahari Merah Darah di Langit Amerika Serikat
Danau yang berada di bawah lapisan tanah bertekanan tinggi, tanpa cahaya atau oksigen, dan ekosistem mikroba yang tetap terisolasi selama jutaan tahun. Ini menunjukkan ada kehidupan dalam kondisi yang tidak ramah di bawah lapisan tanah.
“Untuk benar-benar memahami sifat permukaan planet berbatu, diperlukan mikroskop elektron transmisi,” tambah Livi.
(wib)
Lihat Juga :