Mempermudah Pengelolaan Password, Google Perbarui Keamanan Chrome
Sabtu, 10 Juni 2023 - 06:46 WIB
loading...
A
A
A
Raksasa teknologi itu juga menambahkan kemampuan untuk menulis catatan untuk login tertentu. Fitur ini bakal sangat bermanfaat untuk pengguna yang memiliki banyak akun untuk satu situs web, tetapi kesulitan mengingat setiap detailnya.
Pengguna dapat mengeklik ikon kunci di bilah alamat Chrome untuk membuka menu konteks, mengungkapkan catatan akun yang berisi detail untik login. Mengklik ikon pensil memungkinkan merek untuk melakukan pengeditan.
Selanjutnya, perusahaan akan mengizinkan pengguna untuk mengimpor password dari pengelola pihak ketiga ke Chrome di desktop. Ini dimungkinkan dengan mengonversi kredensial mereka menjadi file .csv sebelum mengunggah apa pun ke browser.
Namun, tampaknya alat hanya dapat memasukkan informasi dari aplikasi tertentu. Aplikasi tersebut adalah Microsoft Edge, Safari, 1Password, Bitwarden, Dashlane, dan LastPass. Tidak ada kabar tentang rencana masa depan untuk mendukung sumber lain.
Chrome di desktop juga turut mendapatkan autentikasi biometrik, sesuatu yang eksklusif untuk aplikasi seluler hingga saat ini. Google menyatakan bahwa mengaktifkan ini akan menambah lapisan keamanan kedua sebelum kredensial pengisian otomatis.
Pengguna dapat mengeklik ikon kunci di bilah alamat Chrome untuk membuka menu konteks, mengungkapkan catatan akun yang berisi detail untik login. Mengklik ikon pensil memungkinkan merek untuk melakukan pengeditan.
Selanjutnya, perusahaan akan mengizinkan pengguna untuk mengimpor password dari pengelola pihak ketiga ke Chrome di desktop. Ini dimungkinkan dengan mengonversi kredensial mereka menjadi file .csv sebelum mengunggah apa pun ke browser.
Namun, tampaknya alat hanya dapat memasukkan informasi dari aplikasi tertentu. Aplikasi tersebut adalah Microsoft Edge, Safari, 1Password, Bitwarden, Dashlane, dan LastPass. Tidak ada kabar tentang rencana masa depan untuk mendukung sumber lain.
Chrome di desktop juga turut mendapatkan autentikasi biometrik, sesuatu yang eksklusif untuk aplikasi seluler hingga saat ini. Google menyatakan bahwa mengaktifkan ini akan menambah lapisan keamanan kedua sebelum kredensial pengisian otomatis.
Lihat Juga :