Es Samudra Arktik Akan Mencair 7 Tahun Lagi, Lebih Cepat dari Perkiraan

Jum'at, 09 Juni 2023 - 16:35 WIB
loading...
Es Samudra Arktik Akan...
Es Samudra Arktik . FOTO/ LC
A A A
SEOUL - Para ilmuwan memperingatkan bahwa es di Samudra Arktik akan mencair sepenuhnya selama musim panas sekitar satu dekade lebih awal dari yang diperkirakan.

BACA JUGA - Gawat! Gunung Es Antartika Terbelah Dua

Seperti dilansir dari Jurnal Nature Communication menerbitkan sebuah penelitian kemarin yang memprediksi fenomena tersebut akan terjadi pada bulan September tahun 2030-an.

Menurut para peneliti, meski dalam situasi di mana pemanasan Bumi berkurang secara signifikan, lapisan es masih diprediksi akan menghilang pada musim panas pada tahun 2050-an.

Perubahan pada periode 1979 hingga 2019 telah dianalisis oleh para peneliti dengan membandingkan data satelit dan model iklim yang berbeda untuk memahami bagaimana es di Samudra Arktik berubah.

Lapisan es menyusut sebagian besar karena polusi yang disebabkan manusia, pemanasan planet, dan tren pencairan yang diremehkan oleh model sebelumnya.

"Kami terkejut menemukan bahwa Samudra Arktik akan kehilangan es di musim panas terlepas dari upaya untuk mengurangi emisi karbon," kata penulis utama studi dan profesor di Universitas Sains dan Teknologi Pohang di Korea Selatan, Min Seung-ki.

Dia menambahkan bahwa selama musim dingin, es di Samudra Arktik menumpuk dan mencair lagi di musim panas. Ini akan keluar pada bulan September sebelum siklus dimulai lagi.

"Saat musim panas tiba, Arktik menjadi bebas es dan pembentukan es laut di musim dingin akan melambat," kata Seung-ki.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Rekomendasi
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved