Bahaya! 60.000 Aplikasi Android Diam-diam Memasang Adware

Rabu, 07 Juni 2023 - 16:55 WIB
loading...
Bahaya! 60.000 Aplikasi...
Ilustrasi adware. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Lebih dari 60.000 aplikasi Android diam-diam memasang adware pada perangkat seluler dan tidak terdeteksi selama enam bulan terakhir. Hal ini diungkapkan perusahaan cybersecurity Rumania Bitdefender.

Mereka mengaku telah mendeteksi aplikasi jahat menggunakan fitur deteksi anomali yang ditambahkan ke perangkat lunak Bitdefender Mobile Security.

"Sampai saat ini, Bitdefender telah menemukan 60.000 sampel yang sama sekali berbeda (aplikasi unik) yang membawa adware, dan kami menduga ada lebih banyak lagi di alam liar," kata perusahaan keamanan siber Rumania Bitdefender, dikutip dari Bleeping Computer, Rabu (7/6/2023).

Baca juga: Waspadai Pre-Install Adware Dalam Smartphone

Kampanye ini diyakini telah dimulai pada Oktober 2022 dan didistribusikan sebagai perangkat lunak keamanan palsu, celah permainan, cheat, perangkat lunak VPN, Netflix, dan aplikasi utilitas di situs pihak ketiga.

"Kampanye malware sebagian besar menargetkan pengguna di Amerika Serikat, diikuti oleh Korea Selatan, Brasil, Jerman, Inggris, dan Prancis," sambungnya.

Aplikasi berbahaya tidak di-host di Google Play, tetapi di situs web pihak ketiga di Google Search yang mendorong apk, paket Android yang memungkinkan Anda untuk menginstal aplikasi seluler secara manual.

Baca juga: Waspada Jika Muncul Iklan di Ponsel Anda, Bisa Jadi Itu Adware Berbahaya

Saat mengunjungi situs, Anda akan dialihkan ke situs web yang menampilkan iklan atau diminta untuk mengunduh aplikasi yang dicari. Situs unduhan sengaja dibuat untuk mendistribusikan aplikasi Android berbahaya.

"Sebagai APK yang ketika diinstal, menginfeksi perangkat Android dengan adware," pungkasnya.

Meskipun Google Play masih memiliki bagian dari aplikasi berbahaya, menginstal aplikasi Android dari toko Android resmi jauh lebih aman. Juga sangat disarankan untuk tidak menginstal aplikasi Android dari situs pihak ketiga.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Rekomendasi
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Berita Terkini
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Infografis
Inggris dan Prancis...
Inggris dan Prancis Diam-diam Bahas Pengerahan Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved