Misteri Mumi dengan Jantung Berdetak, Ternyata Dukun Firaun
Minggu, 04 Juni 2023 - 08:13 WIB
loading...
Penemuan mumi dengan jantung masih bedetak dan tubuh dipenuhi tato terkuak. FOTO/ THE SKY
A
A
A
KAIRO - Misteri tentang mumi-mumi Firaun hingga saat ini belum terpecahkan seutuhnya, yang terbaru mumi yang ditemukan 2014 lalu di perbatasan Deir el Medina, dekat Lembah Para Raja, terkuak!
BACA JUGA - Wajah Asli Firaun Tutankhamun Terungkap, Begini Bentuk Mukanya
Teka-teki mumi bertato yang jantungya diduga kembali berdetak, milik seorang wanita elit atau pejabat tinggi.
“Studi ilmiah dan arkeologi mengungkapkan bahwa mumi adalah seorang wanita yang mungkin hidup antara 1300 hingga 1070 SM dan meninggal ketika usianya berkisar antara 25 hingga 34 tahun,” kata Mustafa el Waziri, sekretaris jenderal dewan tertinggi Kepurbakalaan Mesir.
Meskipun kulitnya telah membusuk, masih terlihat sekitar tiga puluh tato yang tersebar di leher, punggung, lengan dan bahu.
Hal ini menambahkan bukti pada hipotesis bahwa bentuk modifikasi pada tubuh yang begitu rinci itu mungkin telah mengubah peran perempuan menjadi objek-objek ritual ilahi dan magis, seperti praktik sihir dan pengobatan menurut sebuah artikel yang diterbitkan oleh Institut Arkeologi Oriental Prancis (IFAO) pada tahun 2014.
BACA JUGA - Wajah Asli Firaun Tutankhamun Terungkap, Begini Bentuk Mukanya
Teka-teki mumi bertato yang jantungya diduga kembali berdetak, milik seorang wanita elit atau pejabat tinggi.
“Studi ilmiah dan arkeologi mengungkapkan bahwa mumi adalah seorang wanita yang mungkin hidup antara 1300 hingga 1070 SM dan meninggal ketika usianya berkisar antara 25 hingga 34 tahun,” kata Mustafa el Waziri, sekretaris jenderal dewan tertinggi Kepurbakalaan Mesir.
Meskipun kulitnya telah membusuk, masih terlihat sekitar tiga puluh tato yang tersebar di leher, punggung, lengan dan bahu.
Hal ini menambahkan bukti pada hipotesis bahwa bentuk modifikasi pada tubuh yang begitu rinci itu mungkin telah mengubah peran perempuan menjadi objek-objek ritual ilahi dan magis, seperti praktik sihir dan pengobatan menurut sebuah artikel yang diterbitkan oleh Institut Arkeologi Oriental Prancis (IFAO) pada tahun 2014.
Lihat Juga :