93 Hari Tinggal di Dasar Samudra Atlantik, Ilmuwan Ini Alami Perubahan Sel Tubuh
Sabtu, 03 Juni 2023 - 14:15 WIB
loading...
Setelah memecahkan rekor dengan tinggal di dasar Samudra Atlantik selama 93 hari, ilmuwan Inggris mengaku mengalami perubahan sel tubuh. Foto/ITVX/Daily Mail
A
A
A
LONDON - Setelah memecahkan rekor dengan tinggal di dasar Samudra Atlantik selama 93 hari, ilmuwan Inggris mengaku mengalami perubahan sel tubuh. Perubahan ini terjadi karena selama tinggal di dasar laut memiliki tekanan yang berbeda dengan di permukaan laut.
Ilmuwan Inggris, Joseph Dituri (55) tinggal di dalam pod seluas 100 kaki persegi di dasar Samudra Atlantik selama 93 hari. Pensiunan perwira Angkatan Laut ini juga meneliti bagaimana lingkungan bertekanan berdampak pada tubuh manusia .
Misi tersebut juga dirancang untuk mengalahkan rekor dunia untuk hidup di bawah air, sebelumnya rekor tinggal terlama di dasar laut adalah 73 hari. Setelah 93 hari tinggal di dasar laut Dituri mengaku, ada perubahan sel dalam tubuhnya.
Baca juga; Foto Eksotik, Kawanan Bintang Laut Melahap Singa Laut di Dasar Laut California
Dituri mengatakan kepada DailyMail bahwa dokter melakukan tes pada tubuhnya untuk melihat bagaimana perubahannya dari Maret hingga Juni. Termasuk tes yang mengukur telomere, senyawa di ujung kromosom yang memendek seiring bertambahnya usia.
Ilmuwan Inggris, Joseph Dituri (55) tinggal di dalam pod seluas 100 kaki persegi di dasar Samudra Atlantik selama 93 hari. Pensiunan perwira Angkatan Laut ini juga meneliti bagaimana lingkungan bertekanan berdampak pada tubuh manusia .
Misi tersebut juga dirancang untuk mengalahkan rekor dunia untuk hidup di bawah air, sebelumnya rekor tinggal terlama di dasar laut adalah 73 hari. Setelah 93 hari tinggal di dasar laut Dituri mengaku, ada perubahan sel dalam tubuhnya.
Baca juga; Foto Eksotik, Kawanan Bintang Laut Melahap Singa Laut di Dasar Laut California
Dituri mengatakan kepada DailyMail bahwa dokter melakukan tes pada tubuhnya untuk melihat bagaimana perubahannya dari Maret hingga Juni. Termasuk tes yang mengukur telomere, senyawa di ujung kromosom yang memendek seiring bertambahnya usia.
Lihat Juga :