Wajah Asli Firaun Tutankhamun Terungkap, Begini Bentuk Mukanya
Jum'at, 02 Juni 2023 - 23:09 WIB
loading...
A
A
A
´Bocah raja´ yang terkenal itu ditemukan bersama dengan lusinan harta karun yang luar biasa oleh arkeolog Inggris Howard Carter pada November 1922 di Lembah Para Raja Mesir.
Karena tim internasional tidak memiliki akses langsung ke tengkorak firaun, menyelesaikan model baru itu sangat menantang.
Seperti dilansir dari The New York Time, Jumat (2/6/2023), untungnya, penelitian sebelumnya telah mencatat pengukuran tengkorak, dan menerbitkan gambar referensi.
![Wajah Asli Firaun Tutankhamun Terungkap, Begini Bentuk Mukanya]()
Mr Moraes berkata: ´Itu adalah pekerjaan detektif, di mana jejak informasi digabungkan [dihubungkan bersama] untuk memberi kami model tengkorak tiga dimensi.
´Dengan data proporsi dan beberapa pengukuran sefalometri yang penting, tengkorak digital dari donor virtual dapat diambil dan disesuaikan sehingga menjadi tengkorak Tutankhamun.´
Dari sana, kata Moraes, mereka menciptakan kembali ´ukuran bibir, posisi bola mata, tinggi telinga, dan ukuran depan hidung´.
´Semua proyeksi ini didasarkan pada studi statistik yang dilakukan pada CT scan individu hidup dari beberapa keturunan yang berbeda,´ katanya.
Penanda kemudian diterapkan pada tengkorak yang menunjukkan ketebalan jaringan lunak di berbagai tempat, dengan menggunakan data dari orang Mesir modern sebagai panduan.
Karena tim internasional tidak memiliki akses langsung ke tengkorak firaun, menyelesaikan model baru itu sangat menantang.
Seperti dilansir dari The New York Time, Jumat (2/6/2023), untungnya, penelitian sebelumnya telah mencatat pengukuran tengkorak, dan menerbitkan gambar referensi.

Mr Moraes berkata: ´Itu adalah pekerjaan detektif, di mana jejak informasi digabungkan [dihubungkan bersama] untuk memberi kami model tengkorak tiga dimensi.
´Dengan data proporsi dan beberapa pengukuran sefalometri yang penting, tengkorak digital dari donor virtual dapat diambil dan disesuaikan sehingga menjadi tengkorak Tutankhamun.´
Dari sana, kata Moraes, mereka menciptakan kembali ´ukuran bibir, posisi bola mata, tinggi telinga, dan ukuran depan hidung´.
´Semua proyeksi ini didasarkan pada studi statistik yang dilakukan pada CT scan individu hidup dari beberapa keturunan yang berbeda,´ katanya.
Penanda kemudian diterapkan pada tengkorak yang menunjukkan ketebalan jaringan lunak di berbagai tempat, dengan menggunakan data dari orang Mesir modern sebagai panduan.
Lihat Juga :