Perubahan Iklim Bikin 602 Km Kubik Air di Bumi Hilang, Setara 2,5 Kali Lipat Danau Toba
Minggu, 28 Mei 2023 - 10:07 WIB
loading...
A
A
A
Yao mengatakan penelitian itu dilatarbelakangi oleh krisis Laut Aral di Asia Tengah, yang merupakan danau terbesar keempat di dunia sebelum mulai mengering pada 1960-an. Pada tahun 2014, NASA merilis citra satelit yang menunjukkan bahwa bagian timur Laut Aral Selatan telah hilang sama sekali.
Baca juga; Bak Cinta yang Kering Ditelikung, Laut Aral Mengering Setelah 2 Sungai Sumber Mata Airnya Dialihkan
Pemanasan iklim dan konsumsi manusia adalah pendorong utama hilangnya air dari danau. Sedangkan sedimentasi, penumpukan lumpur, adalah penyebab terbesar kekeringan di waduk. “Sedimentasi adalah jenis bencana yang merayap, karena terjadi selama bertahun-tahun dan puluhan tahun,” kata Yao.
Yao menambahkan, jika tingkat curah hujan tetap sama, dampak pemanasan global dan konsumsi air secara berlebihan bisa menjadi masalah. “Jika kita melanjutkan kebiasaan ini seperti biasa dalam mengonsumsi air, kita akan memperburuk situasinya,” tuturnya.
Baca juga; Bak Cinta yang Kering Ditelikung, Laut Aral Mengering Setelah 2 Sungai Sumber Mata Airnya Dialihkan
Pemanasan iklim dan konsumsi manusia adalah pendorong utama hilangnya air dari danau. Sedangkan sedimentasi, penumpukan lumpur, adalah penyebab terbesar kekeringan di waduk. “Sedimentasi adalah jenis bencana yang merayap, karena terjadi selama bertahun-tahun dan puluhan tahun,” kata Yao.
Yao menambahkan, jika tingkat curah hujan tetap sama, dampak pemanasan global dan konsumsi air secara berlebihan bisa menjadi masalah. “Jika kita melanjutkan kebiasaan ini seperti biasa dalam mengonsumsi air, kita akan memperburuk situasinya,” tuturnya.
(wib)
Lihat Juga :