Hadapi Perubahan Iklim, Brasil Bikin Eksperimen Besar di Hutan Amazon
Rabu, 24 Mei 2023 - 08:38 WIB
loading...
A
A
A
“Tanaman menyerap karbon dioksida bersama dengan air dan cahaya untuk menghasilkan gula dan melepaskan oksigen. Apa yang terjadi ketika meningkatkan input ini? Ini yang sedang kami selidiki,” kata David Lapola, salah satu ilmuwan terkemuka proyek tersebut, kepada The Associated Press, Rabu (24/5/2023).
Pembangunan dua ring awal sedang berlangsung dan diharapkan akan beroperasi pada awal Agustus 2023. Setiap ring akan terdiri dari 16 menara aluminium setinggi gedung 12 lantai. Karbon dioksida akan dipasok oleh tiga perusahaan untuk menghindari kekurangan.
Terletak 70 km utara Manaus, proyek ini dipimpin oleh National Institute for Amazon Research, sebuah lembaga federal, dengan dukungan keuangan dari pemerintah Inggris, yang telah menjanjikan dana USD9 juta. Proyek ini ditargetkan beroperasi penuh pada pertengahan 2024.
Baca juga; Hutan Amazon akan Berubah Jadi Padang Rumput, Jaguar Bakal Jadi Korban
Lapola, profesor di Universitas Negeri Campinas, berpendapat bahwa titik kritis hutan hujan Amazon akibat perubahan iklim bukan dari laju deforestasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempelajari dampak konsentrasi karbon dioksida yang lebih tinggi di hutan.
Pembangunan dua ring awal sedang berlangsung dan diharapkan akan beroperasi pada awal Agustus 2023. Setiap ring akan terdiri dari 16 menara aluminium setinggi gedung 12 lantai. Karbon dioksida akan dipasok oleh tiga perusahaan untuk menghindari kekurangan.
Terletak 70 km utara Manaus, proyek ini dipimpin oleh National Institute for Amazon Research, sebuah lembaga federal, dengan dukungan keuangan dari pemerintah Inggris, yang telah menjanjikan dana USD9 juta. Proyek ini ditargetkan beroperasi penuh pada pertengahan 2024.
Baca juga; Hutan Amazon akan Berubah Jadi Padang Rumput, Jaguar Bakal Jadi Korban
Lapola, profesor di Universitas Negeri Campinas, berpendapat bahwa titik kritis hutan hujan Amazon akibat perubahan iklim bukan dari laju deforestasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempelajari dampak konsentrasi karbon dioksida yang lebih tinggi di hutan.
Lihat Juga :