Punya Celah, Sistem Keamanan Fingerprint Ternyata Masih Bisa Dibobol

Selasa, 23 Mei 2023 - 20:28 WIB
loading...
Punya Celah, Sistem...
Sistem keamanan fingerprint masih memiliki celah yang bisa dimanfaatkan para hacker. Foto/Android Central
A A A
BEIJING - Sistem keamanan fingerprint masih memiliki celah yang bisa dimanfaatkan para hacker. Laporan terbaru menyebutkan, sistem keamanan biometrik tersebut tidak 100% bisa menangkal peretasan.

Peneliti keamanan siber di Tencent Labs dan Zhejiang Unversity mengungkap bahwa perangkat Android rentan diretas melalui fitur fingerprint. Peretas akan dapat membuka kunci perangkat fingerprint asal memiliki akses ke smartphone secara fisik serta memiliki waktu yang panjang untuk melakukan pembobolan.

Dikutip dari laman Techradar, Selasa (23/5/2023), para peneliti melaporkan ada dua kerentanan zero-day di perangkat Android serta perangkat didukung oleh Apple iOS dan Huawei HarmonyOS. Mereka menyebut celah ini sebagai Cancel-After-Match-Fail (CAMF) dan Match-After-Lock (MAL).

Baca juga; Penerapan Blockchain dan Fingerprint Combat Jadi Basis Keamanan

Dengan memanfaatkan kekurangan ini, para peneliti berhasil melakukan dua hal, yakni membuat Android mengizinkan upaya pemindaian sidik jari dalam jumlah tak terbatas. Kemudian menggunakan database yang ditemukan, kebocoran data biometrik, dan sejenisnya.

“Untuk melancarkan serangan, hacker hanya memerlukan beberapa hal, antara lain akses fisik ke smartphone Android, waktu yang cukup, dan perangkat keras senilai USD15 atau Rp180-ribuan,” tulis Techradar.

Para peneliti menamai serangan itu BrutePrint dan mengklaim bahwa untuk perangkat yang hanya memiliki satu sidik jari yang disiapkan. Dibutuhkan waktu antara 2,9 dan 13,9 jam untuk menembus titik sistem keamanan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
5 Provinsi di Indonesia...
5 Provinsi di Indonesia Jadi Target Penguatan Keamanan Siber Pemerintah
18 Juta Serangan Siber...
18 Juta Serangan Siber Mengguncang Asia Tenggara, Indonesia Diserang 3 Juta Kali
16 Tahun ITSEC Asia:...
16 Tahun ITSEC Asia: Produk Baru Ini Jadi Senjata Baru Lawan Kejahatan Digital
Audit Media Sosial:...
Audit Media Sosial: Langkah Penting yang Sering Kita Lupakan
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Rekomendasi
FIFA Jawab Tuduhan Main...
FIFA Jawab Tuduhan Main Gila di Piala Dunia 2026: Integritas Wasit Tak Boleh Diragukan!
Jaksa Minta Lanjutan...
Jaksa Minta Lanjutan Sidang Dokter Tifa Digelar 2 Pekan Lagi, Hakim Menolak
Audit Media Sosial:...
Audit Media Sosial: Langkah Penting yang Sering Kita Lupakan
Berita Terkini
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved