AS Siapkan Pesawat Pengebom B-1 Bone sebagai Peluncur Rudal Hipersonik

Selasa, 23 Mei 2023 - 16:53 WIB
loading...
A A A
Mesin scramjet tidak bekerja secara efisien pada kecepatan yang lebih rendah, jadi biasanya memerlukan semacam pendorong roket untuk mempercepat mencapai kecepatan optimal. Kecepatan hipersonik didefinisikan sebagai apa pun di atas Mach 5.

HyFly 2 juga memiliki konfigurasi yang disebut 'waverider' di mana rudal dirancang untuk melewati gelombang kejut yang dihasilkan selama penerbangan berkecepatan tinggi. Boeing memiliki pengalaman sebelumnya dengan desain seperti ini, terutama eksperimen X-51A Waverider yang dilakukan Angkatan Udara beberapa kali uji terbang antara tahun 2010 dan 2013.
AS Siapkan Pesawat Pengebom B-1 Bone sebagai Peluncur Rudal Hipersonik


“Kami melanjutkan upaya pengurangan risiko untuk HyFly 2 dengan mematangkan teknologi dan aplikasi potensial di masa depan,” kata Boeing kepada The War Zone. Pengebom B-1B dengan struktur LAM yang mampu membawa HyFly 2, HACM, dan muatan lainnya, tampaknya akan menjadi bagian penting dari pengembangan senjata hipersonik AS.

Baca juga; Pesawat Terbesar di Dunia Sukses Uji Terbang Kendaraan Hipersonik untuk Pertama Kali

Enam cantelan ini bisa juga digunakan untuk membawa 6 rudal penghancur bunker GBU-72/B seberat 5.000 pon. Tiang-tiang ini dapat diisi dengan senjata konvensional lainnya, termasuk total 48 Bom Diameter Kecil (SDB) GBU-39/B.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Rekomendasi
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved