Mengejutkan! Letusan Gunung Bawah Air Ganggu Komunikasi Radio Luar Angkasa
Selasa, 23 Mei 2023 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
Penelitian sebelumnya menemukan, gelombang atmosfer dari letusan gunung berapi itu cukup kuat untuk mengganggu ionosfer, salah satu lapisan tertinggi atmosfer bumi, yang membentang dari ketinggian sekitar 50 mil hingga 620 mil (80 hingga 1.000 km).
Baca juga: Tiket Wisata ke Ruang Angkasa Ludes Terjual
"Radiasi matahari memberi energi pada molekul dan atom di sana untuk menghasilkan ion bermuatan elektrik yang memberikan lapisan ini," jelasnya.
Para ilmuwan telah lama berspekulasi, bahwa aktivitas gunung berapi dapat mengganggu wilayah f-f-f-region, yang membentang sekitar 90 hingga 500 mil (150 hingga 800 km) dari permukaan Bumi.
F-Region memiliki konsentrasi ion tertinggi di mana saja di atmosfer. Di area khatulistiwa ionosfer, lubang dapat terbentuk yang dapat mengganggu komunikasi satelit dan sinyal GPS.
"Para peneliti telah lama bertanya-tanya apakah letusan gunung berapi dan peristiwa lain di darat dapat menghasilkan apa yang disebut gelembung plasma khatulistiwa," ungkapnya.
Baca juga: Tiket Wisata ke Ruang Angkasa Ludes Terjual
"Radiasi matahari memberi energi pada molekul dan atom di sana untuk menghasilkan ion bermuatan elektrik yang memberikan lapisan ini," jelasnya.
Para ilmuwan telah lama berspekulasi, bahwa aktivitas gunung berapi dapat mengganggu wilayah f-f-f-region, yang membentang sekitar 90 hingga 500 mil (150 hingga 800 km) dari permukaan Bumi.
F-Region memiliki konsentrasi ion tertinggi di mana saja di atmosfer. Di area khatulistiwa ionosfer, lubang dapat terbentuk yang dapat mengganggu komunikasi satelit dan sinyal GPS.
"Para peneliti telah lama bertanya-tanya apakah letusan gunung berapi dan peristiwa lain di darat dapat menghasilkan apa yang disebut gelembung plasma khatulistiwa," ungkapnya.
Lihat Juga :