Mengejutkan! Letusan Gunung Bawah Air Ganggu Komunikasi Radio Luar Angkasa
Selasa, 23 Mei 2023 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: AS Mulai Kembangkan Pesawat Ruang Angkasa Bertenaga Nuklir
Study Atsuki Shinbori, ilmuwan atmosfer di Universitas Nagoya di Jepang, mengatakan para peneliti menggunakan satelit ARASE Jepang untuk mendeteksi gelembung plasma khatulistiwa.
"Setelah gelombang kejut dari letusan Tonga menghantam ionosfer, mereka mendeteksi gelembung plasma khatulistiwa meluas ke ruang di ketinggian setidaknya 2.000 kilometer," jelas Shinbori.
Anehnya, para ilmuwan juga menemukan kenaikan tiba-tiba dalam kepadatan elektron dan peningkatan ketinggian ionosfer hingga beberapa jam sebelum kedatangan awal gelombang kejut ini.
Study Atsuki Shinbori, ilmuwan atmosfer di Universitas Nagoya di Jepang, mengatakan para peneliti menggunakan satelit ARASE Jepang untuk mendeteksi gelembung plasma khatulistiwa.
"Setelah gelombang kejut dari letusan Tonga menghantam ionosfer, mereka mendeteksi gelembung plasma khatulistiwa meluas ke ruang di ketinggian setidaknya 2.000 kilometer," jelas Shinbori.
Anehnya, para ilmuwan juga menemukan kenaikan tiba-tiba dalam kepadatan elektron dan peningkatan ketinggian ionosfer hingga beberapa jam sebelum kedatangan awal gelombang kejut ini.
(san)
Lihat Juga :