Jangan Anggap Remeh, Cuaca Ekstrem Tewaskan 2 Juta Orang Sejak 1970
Senin, 22 Mei 2023 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
Taalas menambahkan, Bangladesh memegang rekor jumlah kematian tertinggi di Asia sekitar 520.758 jiwa akibat 281 bencana. “Masyarakat miskin yang paling rentan menanggung dampak cuaca esktrem,” ujarnya.
Sementara itu, Amerika Serikat (AS) kehilangan USD1,7 triliun, yang merupakan 39% dari kerugian ekonomi yang terjadi antara tahun 1970 dan 2021. Di Eropa, 166.492 orang tewas dalam 1.784 bencana, terhitung 8% kematian yang dilaporkan di seluruh dunia.
Baca juga; El Nino Datang Bulan Depan hingga 2024, Suhu Naik 1 - 1,5 Derajat Celcius
Temperatur ekstrem adalah penyebab utama kematian yang dilaporkan dan banjir adalah penyebab utama kerugian ekonomi. Namun, jumlah kematian telah menurun drastis sejak tahun 1990, sebagai hasil dari perbaikan sistem peringatan dini dan penanggulangan bencana.
Sementara itu, Amerika Serikat (AS) kehilangan USD1,7 triliun, yang merupakan 39% dari kerugian ekonomi yang terjadi antara tahun 1970 dan 2021. Di Eropa, 166.492 orang tewas dalam 1.784 bencana, terhitung 8% kematian yang dilaporkan di seluruh dunia.
Baca juga; El Nino Datang Bulan Depan hingga 2024, Suhu Naik 1 - 1,5 Derajat Celcius
Temperatur ekstrem adalah penyebab utama kematian yang dilaporkan dan banjir adalah penyebab utama kerugian ekonomi. Namun, jumlah kematian telah menurun drastis sejak tahun 1990, sebagai hasil dari perbaikan sistem peringatan dini dan penanggulangan bencana.
(wib)
Lihat Juga :