YouTube Terdeteksi Loloskan Video Doktrin Kekerasan untuk Anak-anak

Minggu, 21 Mei 2023 - 14:27 WIB
loading...
YouTube Terdeteksi Loloskan...
YouTube dituding fasilitasi video Kekerasan untuk anak-anak agar bertindak brutal. FOTO/ TECH ADVISOR
A A A
MENLO PARK - Sebuah studi baru menemukan rekomendasi video oleh YouTube mengarah pada video dan gambar senjata kekerasan untuk anak-anak berusia sembilan tahun.

BACA JUGA - RPA Perindo Kawal Kasus Kekerasan Anak di Bogor

Banyak klip juga bertentangan dengan kebijakan platform terhadap konten kekerasan atau mengerikan.

Dalam sebuah penelitian untuk memahami hubungan antara video YouTube dan kekerasan senjata, peneliti dari kelompok nirlaba di Amerika Serikat (AS).

Dalam riset tersebut mempelajari media sosial dengan membuat akun di platform yang meniru perilaku anak laki-laki Amerika pada umumnya, lapor Xinhua mengutip Associated Press pada hari Rabu.

Peneliti mensimulasikan dua anak berusia sembilan tahun yang sama-sama menyukai video game. Akun-akun itu identik, kecuali yang satu mengklik video yang direkomendasikan oleh YouTube, dan yang lainnya mengabaikan rekomendasi platform tersebut, kata laporan itu.

Akun yang mengklik saran YouTube segera dibanjiri dengan video grafis penembakan di sekolah, video pelatihan senjata taktis, dan instruksi pembuatan senjata api otomatis.

Temuan menunjukkan bahwa terlepas dari aturan YouTube dan upaya moderasi konten, "platform tersebut gagal menghentikan penyebaran video menakutkan yang dapat membuat trauma anak-anak atau mendorong mereka ke arah ekstremisme dan kekerasan," tambah laporan tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Fitur Pengatur Waktu...
Fitur Pengatur Waktu Baru YouTube Bantu Mengurangi Kecanduan Shorts
Peringatan Keras Komdigi:...
Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google
Piala Dunia 2026 Akan...
Piala Dunia 2026 Akan Disiarkan secara Gratis di YouTube
Iran Siap Serang Google,...
Iran Siap Serang Google, YouTube, dan Microsoft
YouTube Kehilangan Sumber...
YouTube Kehilangan Sumber Penghidupannya karena Iklan 5 Detik
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Rekomendasi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Berita Terkini
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved