Bisa Menghasilkan Cuan, Ini Fungsi Lain Content Creator

Selasa, 16 Mei 2023 - 13:28 WIB
loading...
Bisa Menghasilkan Cuan,...
Peran pembuat konten atau content creator dalam dunia digital menjadi sangat penting dalam mendukung aktivitas bisnis. FOTO/ DAILY
A A A
BEIJING - Di era digital seperti sekarang ini, peran content creator sangat dibutuhkan dalam mengelola brand voice di media sosial terutama Instagram.

Saat ini, content creator dijadikan sebagai profesi. Konten yang dibuat pun bisa menambah pundi-pundi penghasilan.

BACA JUGA - Kronologis Penangkapan Youtuber Pembagi 'Makanan' Sampah

Para content creator, selebgram, youtuber, selebtok, influencer atau apapun itu sebutannya, menjadi bagian dari ekosistem dunia konten digital yang terus berkembang dengan pesat.

Para content creator diyakini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk atau jasa yang ditawarkan pemilik bisnis.

Namun, terkadang terdapat beberapa batasan yang sering dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam hal mencari pembuat konten yang memiliki pengetahuan dan pengalaman sesuai dengan kategori produk yang pemilik bisnis tawarkan.

Hal ini dilihat oleh POPS Worldwide sebagai peluang untuk menciptakan suatu platform yang dapat mempertemukan dengan tepat antara brand dengan content creator yang telah menjadi key opinion leader (KOL) pilihan melalui platform social commerce bernama POPS Shop.

Dengan memanfaatkan kekuatan jaringan media sosial para content creator, POPS Shop diklaim bisa meningkatkan 'brand awareness' dari produk yang akan dijual, menjangkau lebih banyak pelanggan baru, bahkan mendorong peningkatan penjualan melalui pemasaran dari mulut ke mulut atau 'word-of-mouth'.

Bisa Menghasilkan Cuan, Ini Fungsi Lain Content Creator


Lalu, bagaimana para content creator memandangnya dari sudut pandang sebagai sebuah profesi untuk menghidupi mereka, kira-kira seberapa menjanjikan profesi ini? Simak penjelasan dari para content creator berikut ini :

1.Natasya Surya

Content creator ini menjadikan Tiktok sebagai platform untuk dirinya melakukan review produk, khususnya peralatan rumah tangga serta membagikan tips soal pemecahan masalah yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan di rumah.

Lalu, bagaimana pemilik akun tiktok natasya.surya ini memandang content creator sebagai sebuah profesi, seberapa menjanjikan baginya?

Natasya mencoba membedahnya dari sisi pengembangan pengalaman bagi seorang individu. Jika dilihat dari sisi itu, jelas menjadi content creator terlihat jauh lebih pesat dan lebih menjanjikan karena menyasar perkembangan kualitas individunya.

"Kalo menjanjikan sih tergantung bagaimana kita memanfaatkan situasi dan potensi, jujur kalo dari pengalaman aku sendiri, dulu aku kerja di kantor terus aku keluar dan ngonten jadinya, ya memang secara experience nambahnya jauh lebih pesat untung pengembangan diri sendiri, kalo misalnya dibilang secara finansial ya oke lah,"ungkap Natasya saat dijumpai beberapa waktu lalu.

Lebih jauh Natasya menjelaskan dan membedah perbandingannya, jika bekerja di suatu perusahaan, yang akan terlihat berkembang, kualitasnya meningkat, itu ya perusahaannya sendiri, bukan karyawan sebagai seorang individunya. Dengan kata lain, perkembangan diri sendiri tak terlihat secara langsung dan tak terlalu signifikan

"Kalau kita karir profesional atau kantoran kan itu perkembangan kantor secara keseluruhan, tapi kalo di media digital jadi konten kreator kita mengembangkan diri kita sendiri jadi keliatan gitu loh 'signifikan nih, oh ini berkembang, kita bisa jadi ini bisa jadi itu'. Intinya bisa langsung keliatan gitu,"jelasnya.

Lebih jauh soal seberapa menjanjikan dilihat dari sisi finansial, lagi-lagi Natasya menyebut semua kembali lagi pada individu masing-masing.

"Kalo untuk menjanjikan atau ngga sih tergantung bagaimana kita bisa memanfaatkan dan juga menjaga, mksdnya itu tergantung ya kalo kita cuman mikirinnya duit doang gitu kayaknya ga bakal menjanjikan sih,"pungkasnya

2.Sonya Basil

Berbeda dengan Natasya, content creator yang satu ini secara blak-blakan menyatakan bahwa dirinya kurang yakin bahwa pekerjaan sebagai content creator itu cukup menjanjikan karena menurutnya, duni content creator memiliki jangka waktu, masa, ataupun era tertentu bagi setiap orang yang terlibat di dalamnya.

"Kalo menurut aku pekerjaan konten kreator itu menjanjikan atau ngga, i'm not sure karena maksudnya konten kreator itu kan ada masanya ada timing ga nya jadi kan sebenarnya balik lagi ke dirinya masing-masing. Apalagi kita sebagai konten kreator itu dituntut untuk kreatif terus,"ungkap Sonya

Lebih jauh Sonya mengatakan kalau untuk dirinya pribadi, content creator dijadikan wadah untuk dirinya mempromosikan bisnis yang dimilikinya.

Dengan kata lain, content creator sebagai penunjang dari pekerjaan yang memang sudah digelutinya sejak lama. Sonya memang diketahui memiliki bisnis custom cake yang cukup terkenal karena banyak membuat custom cake dengan bentuk unik dan terkadang terlihat sangat rumit.

"Yang pasti content creating ini juga bisa membantu untuk bisnis karena kan aku menggunakannya untu support bisnis aku. Jadi awalnya itu aku pure dari enterpreneurship. Sejak aku masuk content creating itu menbantu untuk nge-boost bisnis aku jadi orang-orang lebih aware ke brandnya,"

Jadi, urusan menjanjikan atau tidak, seluruhnya dikembalikan lagi ke para content creator yang bisa memanfaatkan konten, platform, serta kreativitas dalam diri masing-masing dengan baik serta mulai memikirkan apa orientasi, tujuan utama, dan target ketika melakukan sesuatu, termasuk membuat konten.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Rekomendasi
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved