Ekspansi ke 100 Negara, OnlyFans Sebut Bisnis Konten Sedang Bagus
Selasa, 16 Mei 2023 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Perusahaan sekarang mengarahkan pandangannya ke Amerika Latin dan Australia untuk lebih meningkatkan jumlahnya.
“Kami melihat pertumbuhan bisnis di beberapa wilayah. Amerika Latin adalah wilayah pertumbuhan yang sangat besar dan kami melihat peluang itu bagi para pembuat konten untuk mendapatkan eksposur ke audiens global,” ungkapnya.
Ami Gan mengatakan, OnlyFans, yang memiliki pendapatan mendekati USD1 miliar (Rp14,8 triliun) pada 2021, juga telah mengidentifikasi Australia dan beberapa bagian Eropa sebagai kawasan yang menjanjikan.
Pemilik OnlyFans, Leo Radvinsky, telah menghasilkan lebih dari USD500 juta dari platform tersebut sejak 2020.
Dia mengambil alih perusahaan induk OnlyFans, Fenix International, pada 2018, dua tahun setelah didirikan oleh pengusaha Inggris Tim Stokely.
“Kami melihat pertumbuhan bisnis di beberapa wilayah. Amerika Latin adalah wilayah pertumbuhan yang sangat besar dan kami melihat peluang itu bagi para pembuat konten untuk mendapatkan eksposur ke audiens global,” ungkapnya.
Ami Gan mengatakan, OnlyFans, yang memiliki pendapatan mendekati USD1 miliar (Rp14,8 triliun) pada 2021, juga telah mengidentifikasi Australia dan beberapa bagian Eropa sebagai kawasan yang menjanjikan.
Pemilik OnlyFans, Leo Radvinsky, telah menghasilkan lebih dari USD500 juta dari platform tersebut sejak 2020.
Dia mengambil alih perusahaan induk OnlyFans, Fenix International, pada 2018, dua tahun setelah didirikan oleh pengusaha Inggris Tim Stokely.
Lihat Juga :