Militer Sumbang 5,5 Persen Emisi Gas Rumah Kaca Dunia
Minggu, 14 Mei 2023 - 20:55 WIB
loading...
A
A
A
"Emisi militer secara inheren tinggi dibandingkan dengan sektor lain, karena beberapa faktor. Sistem yang berhubungan dengan pertahanan industri berat, seperti rudal dan senjata," jelasnya.
Baca juga: Tekad Luhut: Emisi Gas Rumah Kaca Susut 38% di 2030
Kendaraan tempur Angkatan Darat hingga jet tempur, dan kapal selam, semua peralatan pertahanan penting seperti itu membutuhkan beberapa bentuk bahan bakar yang berasal dari minyak bumi.
Misalnya, pada hari tertentu divisi Angkatan Darat AS yang cukup besar, dapat mengkonsumsi hingga hampir 6.000 galon bensin, belum lagi bahan bakar yang dibutuhkan instalasi militer dan perang di seluruh dunia.
"Kenaikan harga minyak atau keputusan cepat dari CEO minyak untuk memotong produksi dapat menyandera operasi militer dan pengambilan keputusan kebijakan luar negeri," tukasnya.
Baca juga: Tekad Luhut: Emisi Gas Rumah Kaca Susut 38% di 2030
Kendaraan tempur Angkatan Darat hingga jet tempur, dan kapal selam, semua peralatan pertahanan penting seperti itu membutuhkan beberapa bentuk bahan bakar yang berasal dari minyak bumi.
Misalnya, pada hari tertentu divisi Angkatan Darat AS yang cukup besar, dapat mengkonsumsi hingga hampir 6.000 galon bensin, belum lagi bahan bakar yang dibutuhkan instalasi militer dan perang di seluruh dunia.
"Kenaikan harga minyak atau keputusan cepat dari CEO minyak untuk memotong produksi dapat menyandera operasi militer dan pengambilan keputusan kebijakan luar negeri," tukasnya.
(san)
Lihat Juga :