Malware Berbahaya Diduga Disusupkan ke Jutaan HP Android Asal China
Sabtu, 13 Mei 2023 - 19:39 WIB
loading...
Penjahat siber terus berupaya mencari cara untuk menyusupkan malware tanpa diketahui pengguna. Foto: dok PC Mag
A
A
A
JAKARTA - Upaya menyusupkan malware berbahaya ke perangkat Android kini tidak lagi dilakukan lewat aplikasi dari Google Play Store.
Para ahli keamanan siber menyebut sekarang para penjahat lebih suka menyusupkan malware ke aplikasi pra-instal yang sudah tersedia secara default di perangkat. Sebagaimana dihimpun dari TechSpot, Sabtu (13/5), tercatat ada jutaan smartphone Android murah yang hadir dengan sejumlah besar aplikasi pra-instal.
Para peneliti di Trend Micro mengungkap, memecahkan masalah ini adalah tugas yang jauh lebih sulit dibanding berurusan dengan aplikasi jahat yang berasal dari Play Store.
Berurusan dengan malware yang dimasukkan ke dalam aplikasi sistem atau firmware perangkat adalah tugas rumit.
Sifat Android yang terbuka memungkinkan produsen membuat berbagai model perangkat sekaligus membuka pintu bagi peretas untuk menyusupkan malware bahkan saat perangkat belum meninggalkan pabrik. Ini berlaku bukan hanya untuk smartphone tapi juga tablet, jam tangan pintar, hingga Android TV.
Para ahli keamanan siber menyebut sekarang para penjahat lebih suka menyusupkan malware ke aplikasi pra-instal yang sudah tersedia secara default di perangkat. Sebagaimana dihimpun dari TechSpot, Sabtu (13/5), tercatat ada jutaan smartphone Android murah yang hadir dengan sejumlah besar aplikasi pra-instal.
Para peneliti di Trend Micro mengungkap, memecahkan masalah ini adalah tugas yang jauh lebih sulit dibanding berurusan dengan aplikasi jahat yang berasal dari Play Store.
Berurusan dengan malware yang dimasukkan ke dalam aplikasi sistem atau firmware perangkat adalah tugas rumit.
Sifat Android yang terbuka memungkinkan produsen membuat berbagai model perangkat sekaligus membuka pintu bagi peretas untuk menyusupkan malware bahkan saat perangkat belum meninggalkan pabrik. Ini berlaku bukan hanya untuk smartphone tapi juga tablet, jam tangan pintar, hingga Android TV.
Lihat Juga :