Inovasi Insinyur Turki Bikin Pesawat Tua Soviet Punya Senjata Canggih

Kamis, 11 Mei 2023 - 21:31 WIB
loading...
Inovasi Insinyur Turki...
Inovasi insinyur Turki berhasil mengintegrasikan sistem senjata canggih ke dalam struktur pesawat tua era Uni Soviet Sukhoi Su-25 Frogfoot. Foto/SavunmaSanayiST
A A A
ANKARA - Inovasi insinyur Turki berhasil mengintegrasikan sistem senjata canggih ke dalam struktur pesawat tua era Uni Soviet. Mereka berhasil mengintegrasikan sistem rudal jelajah modern ke jet tempur serang darat Sukhoi Su-25 Frogfoot.

Melalui perusahaan Tubitak Sage, insinyur Turki mengembangkan Winged Guidance Kit (WGK) yang mengubah bom konvensional menjadi rudal jelajah berpemandu. Dengan cara ini, pesawat tempur Su-25 dapat menggunakan bom untuk serangan jarak jauh.

Berita tentang kit panduan bom baru ini muncul setelah seorang fotografer berhasil menangkap gambar pesawat tempur Su-25 milik Angkatan Udara Azerbaijan yang terbang selama latihan udara Anatolian Eagle. Turki dan Azerbaijan diketahui terus mengintegrasikan amunisi jarak jauh dan presisi ke dalam pesawat militernya.

Baca juga; Spesifikasi Pesawat Tempur Su-30MKI, Padukan Teknologi Canggih Rusia dan India

“Berkat UPS (sistem pemandu), bom MK-82 dan MK-83 memiliki kemampuan untuk menyerang dengan tepat di segala kondisi cuaca. Amunisi terintegrasi ini sesuai dengan standar NATO,” tulis media Turki SavunmaSanayiST.com dikutip SINDOnews dari laman Bulgarian Military, Kamis (11/5/2023).

Turki mengklaim bahwa perangkat panduan pada sistem senjata ini setara dengan rudal AGM-154 JSOW, produksi Amerika. Bom MK-82 dan MK-83 secara fungsional penting bagi Angkatan Udara Azerbaijan, karena sekarang dapat melakukan misi militer tanpa mendekati daerah berbahaya.

Turki tidak melaporkan jangkauan jarak tembak yang bisa ditempuh bom ke target dengan kit terintegrasi yang baru. Namun, bom sejenis itu jika ditembakkan dari pesawat tempur Su-25 dapat mencapai jarak hingga 30-40 km.
Inovasi Insinyur Turki Bikin Pesawat Tua Soviet Punya Senjata Canggih


Berbagai sumber Turki memberikan lebih banyak informasi tentang bom MK-82 dan MK-83 produk Tubitak Sage. Setelah pilot pesawat melepaskan bom pesawat, kit pemandu mengembangkan sayap.

Baca juga; Perbandingan Rafale M dan F/A-18 Super Hornet, Jet Tempur Jawara Berbasis Kapal Induk

Kemudian bom dipandu pilot pesawat menuju koordinat target yang sudah dikunci menggunakan perangkat lunak terenkripsi INS/GPS yang presisi. Jika bom diluncurkan dari ketinggian maksimal dapat mencapai target pada jarak 100 km. Namun, jika diluncurkan dari ketinggian rendah, daya jangkaunya maksimal hingga 37 km.

Satu lagi klarifikasi penting, integrasi ini sepenuhnya kompatibel dengan pesawat tempur F-16C Block 40. Ini berarti kemungkinan besar bom MK-82 dan MK-83 WGK Tubitak Sage juga akan kompatibel dengan Sukhoi Su-27 Ukraina.

Tentu ini bisa menjadi faktor penentu dalam perang Rusia Ukraina, karena kedua negara yang bertikai itu memiliki pesawat tempur Su-25, Su-27, serta MiG-29. Artinya, integrasi bom MK-82 dan MK-83 WGK dapat dilakukan pada pesawat tempur Ukraina dan Rusia.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Rudal Steel Dome, Perisai...
Rudal Steel Dome, Perisai Baja Berlapis yang Tak Tertembus Guncang Timur Tengah
Pesawat Siluman J-35...
Pesawat Siluman J-35 buatan China dapat Ubah Teknologi Militer Dunia
Turki Terapkan Aturan...
Turki Terapkan Aturan Baru di Medsos untuk Melindungi Anak-anak
Jadi PR Polisi, Perampok...
Jadi PR Polisi, Perampok Bank di Turki Ternyata Seekor Kucing
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Rekomendasi
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Berita Terkini
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved