Ini Kasus Serangan Hiu Paling Mematikan, 150 Pelaut AS Jadi Korban

Kamis, 11 Mei 2023 - 20:33 WIB
loading...
Ini Kasus Serangan Hiu...
Kasus serangan ikan hiu paling mematikan yang pernah terekam sejarah terjadi ketika Perang Dunia II, mengakibatkan 150 pelaut Amerika Serikat (AS) menjadi korban. Foto/TNS/Wikipedia
A A A
WASHINGTON - Kasus serangan ikan hiu paling mematikan yang pernah terekam sejarah terjadi ketika Perang Dunia II, mengakibatkan 150 pelaut Amerika Serikat (AS) menjadi korban.Serangan hiu mematikan ini diawali tenggelamnya kapal Angkatan Laut AS setelah ditorpedo kapal selam Jepang.

Peristiwa ini diawali ketika kapal Angkatan laut AS, USS Indianapolis selesai mengirimkan uranium dan komponen lain untuk membuat bom atom "Little Boy" ke pangkalan angkatan laut di pulau Pasifik Tinian pada Juli 1945. Setelah mengirimkan suku cadang, USS Indianapolis berangkat ke Filipina untuk tugas pelatihan.

Tak lama setelah tengah malam pada tanggal 30 Juli, kapal tersebut ditorpedo oleh kapal selam Jepang. Kerusakan besar mengakibatkan air laut dalam jumlah besar masuk ke dalam kapal dan tenggelam dalam 12 menit.

Baca juga; Sekelompok Piranha Serang 8 Turis di Brasil, Ilmuwan Sebut Ini Kasus Aneh

Dari 1.195 orang di atas kapal, sekitar 300 tenggelam bersama kapal, tetapi hampir 900 orang terapung-apung di lautan lepas. Banyak yang meninggal karena paparan, dehidrasi, dan keracunan air asin.

Namun, menurut Majalah Smithsonian, ada sekitar 150 pelaut dan awak kapal diperkirakan telah dibunuh oleh hiu, yang dianggap sebagai serangan hiu terburuk dalam sejarah. Menurut catatan awak kapal yang selamat, kebanyakan korban yang diserang di dekat permukaan air.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
Rekomendasi
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
Ganggu Messi, FIFA Selidiki...
Ganggu Messi, FIFA Selidiki Dugaan Rasisme IShowSpeed di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved