Badan Antariksa Eropa Siap Luncurkan Misi untuk Bersihkan Sampah Luar Angkasa

Rabu, 10 Mei 2023 - 11:28 WIB
loading...
Badan Antariksa Eropa...
Startup Swiss ClearSpace yang didanai Badan Antariksa Eropa (ESA) siap meluncurkan misi membersihkan sampah luar angkasa. Foto/ESA
A A A
PARIS - Startup Swiss ClearSpace yang didanai Badan Antariksa Eropa (ESA) siap meluncurkan misi membersihkan sampah luar angkasa . Untuk menyukseskan misi itu, ESA akan meluncurkan pesawat luar angkasa ClearSpace-1 menggunakan roket Arianespace Vega-C.

Jika semua berjalan sesuai rencana, misi pesawat ruang angkasa ClearSpace-1 akan mencari adaptor muatan yang ditinggalkan oleh peluncuran roket Vega pada 2013. Adaptor tersebut sudah dalam pembuangan bertahap, yang artinya jatuh kembali ke atmosfer bumi secara alami tanpa intervensi.

“ClearSpace-1 bertujuan untuk menemukan, menangkap, dan membuang puing-puing luar angkasa itu,” menurut siaran pers Arianespace yang berbasis di Prancis dikutip SINDOnews dari laman Space, Rabu (10/5/2023).

Baca juga; NASA Sebut Sampah Luar Angkasa Tantangan Besar

Adaptor yang ditinggalkan roket Vega pada 2013 dijadikan target karena punya bentuk yang sederhana sehingga cocok untuk mendemonstrasikan misi ini. “Teknologi pesawat ruang angkasa ini menggunakan kuartet lengan robotik untuk menangkap puing-puing ruang angkasa,” tambah Arianespace.

Menurut ESA, sejak tahun 1957, ketika eksplorasi antariksa dimulai manusia telah mengirimkan lebih dari 12.000 satelit ke luar angkasa. Sebagian besar aktif atau secara alami memasuki atmosfer bumi, namun masih ada 3.000 pesawat ruang angkasa non-operasional melayang-layang di orbit.

ESA memperkirakan di orbit Bumi ada sekitar 36.500 objek puing dengan lebar lebih dari 10 sentimeter, 1 juta objek berukuran antara 1 hingga 10 cm, dan 330 juta objek yang lebih kecil ukurannya dari 1 sentimeter tetapi lebih besar dari 1 milimeter.

Setiap potongan puing ini berputar mengelilingi Bumi dengan kecepatan luar biasa. Sebagai perbandingan, Stasiun Luar Angkasa Internasional yang berada di orbit kecepatannnya sekitar 27.500 km per jam.

Baca juga; Pertama Kali, Nanoracks Menguji Teknologi Penghancur Sampah Luar Angkasa

Dengan lebih banyak pesawat ruang angkasa dan potongan puing satelit, muncul risiko saling menabrak. Tentu ini mengancam keselamatan astronot dan misi pesawat ruang angkasa yang masih aktif.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Jejak Molekuler Aneh...
Jejak Molekuler Aneh Ungkap Petunjuk tentang Kehidupan di Luar Angkasa
Israel Bangun Pusat...
Israel Bangun Pusat Teknologi Antariksa di Gurun Negev
Era ISS Berakhir, China...
Era ISS Berakhir, China Siap Kuasai Langit dengan Perluas Tiangong
China Berencana Bangun...
China Berencana Bangun Kota di Luar Angkasa, Ini Persiapannya
Dianggap Berbahaya,...
Dianggap Berbahaya, Huawei Dilarang Digunakan di Eropa
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Rekomendasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Buka Musiczone, Nastya...
Buka Musiczone, Nastya Sabella Ajak Penonton Nyanyi dan Galau Bersama
Berita Terkini
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Infografis
Ilmuwan Siap Ciptakan...
Ilmuwan Siap Ciptakan Bayi Luar Angkasa Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved