China Berencana Bangun Kota di Luar Angkasa, Ini Persiapannya

Kamis, 23 April 2026 - 11:40 WIB
loading...
China Berencana Bangun...
China Berencana Bangun Kota di Luar Angkasa. Foto/ viet
A A A
JAKARTA - China mempercepat rencana pembangunan "kota satelit" di pinggiran Beijing, sebuah pusat bagi bisnis manufaktur dan pengoperasian satelit, di tengah pertumbuhan pesat industri antariksa komersialnya.

MenurutBeijing Daily, area inti proyek ini mencakup 145.000 meter persegi dan diperkirakan akan selesai pada paruh kedua tahun 2026. Hal ini dipandang sebagai langkah untuk meningkatkan ambisi pengembangan industri antariksa berskala besar, karena aktivitas komersial semakin menjadi fokus utama.

Saat ini, peluncuran yang dilakukan oleh perusahaan swasta mencakup lebih dari 60% dari total peluncuran di Tiongkok, dengan banyak perusahaan yang sedang mempersiapkan IPO.

Gao Yibin, Kepala Riset Strategis di Future Aerospace, meyakini bahwa pasar antariksa komersial Tiongkok mendekati nilai triliunan yuan.

Pertumbuhan ini didorong oleh percepatan persetujuan peluncuran, peningkatan lokalisasi komponen, dan masuknya modal besar dari dana industri.

Bidang-bidang yang diperkirakan akan mendorong pertumbuhan meliputi jaringan satelit orbit rendah, internet satelit, komputasi ruang angkasa, dan konektivitas 6G terintegrasi antara ruang angkasa dan bumi. Hal ini dipandang sebagai fondasi infrastruktur baru untukekonomiruang angkasa di masa depan.

Model klaster industri dan masalah biaya

Alih-alih pembangunan yang terfragmentasi, proyek "kota satelit" mengadopsi model klaster industri terkonsentrasi, serupa dengan cara kerja "Silicon Valley", yang bertujuan untuk menciptakan nilai ekonomi melalui berbagi sumber daya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Rekomendasi
Timnas Iran Pakai Pin...
Timnas Iran Pakai Pin 168 di Piala Dunia 2026, Simbol Korban Tewas Serangan Udara di Minab
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
Berita Terkini
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Infografis
Ini Penjelasan Mengapa...
Ini Penjelasan Mengapa Hajar Aswad di Kakbah Berwarna Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved