Pendiri Apple Steve Wozniak Ingatkan Bahaya AI, Bikin Penipu Semakin Sulit Dikenali

Selasa, 09 Mei 2023 - 21:35 WIB
loading...
Pendiri Apple Steve...
Steve Wozniak ikut menandatangani petisi agar perkembangan AI diperlambat. Foto: Getty Images
A A A
AMERIKA - Salah satu pendiri Apple, Steve Wozniak buka suara soal potensi bahaya AI . Terutama di masa mendatang. Menurut Wozniak, kecerdasan buatan bisa membuat para penipu dan penjahat semakin sulit untuk dikenali.

Woz , begitu ia biasa disapa, ini tak membantah bahwa AI membawa dampak yang positif. Namun dia mengingatkan, kecerdasan buatan yang tidak dikontrol dengan baik akan berdampak pada makin maraknya penipuan.

Dalam sesi wawancaranya dengan BBC, Wozniak juga menyebut pentingnya konten yang dilabeli AI serta regulasi yang jelas demi mencegah penjahat siber mengambil alih teknologi tersebut.

“AI sangat cerdas sehingga terbuka untuk pemain jahat yang ingin menipu Anda tentang siapa mereka,” kata Wozniak, dikutip dari PhoneArena, Selasa (9/5).

Woz khawatir kecerdasan buatan akan membuat penjahat siber tampak lebih meyakinkan saat mencoba menjalankan aksi penipuan. Hal ini dikarenakan chatbot AI seperti ChatGPT bisa membuat sebuah teks yang meyakinkan bagi orang awam.

Maka dari itu, Wozniak mengatakan bahwa orang yang membuat teks menggunakan AI, harus bertanggung jawab atas apapun yang dihasilkannya dari AI tersebut.

Dia menyarankan regulasi yang meminta pertanggung jawaban perusahaan teknologi besar. “Manusia benar-benar harus bertanggung jawab atas apa yang dihasilkan oleh AI,” ujar Woz.

Meski begitu, Wozniak tak yakin bakal ada regulator yang mampu mengawasi penggunaan kecerdasan buatan. Hal ini karena menurut Woz, kekuasaan bisa ditawar dengan uang.

Wozniak sendiri merupakan salah satu tokoh yang menandatangani surat terbuka perlambatan pengembangan AI beberapa bulan lalu.
Dia bersama tokoh teknologi lainnya khawatir dengan perkembangan AI yang begitu pesat tanpa memperhatikan keamanannya.

Hal senada juga sempat disebutkan oleh CEO Apple Tim Cook. Dia mengakui tertarik dengan AI, namun masih banyak aspek yang mesti dipertimbangkan sebelum perusahaan itu benar-benar terjun ke dalam industri.

Baca Juga: Ahli Sebut 80% Pekerjaan Manusia Akan Diambil Alih AI

Bicara soal dampak buruk AI, pakar kecerdasan buatan Geoffrey Hinton pun sempat blak-blakan. Dia mengatakan dalam jangka waktu panjang, AI bisa merenggut pekerjaan manusia.

Dalam waktu singkat, kemungkinan internet akan dipenuhi oleh video, gambar, dan informasi palsu. Hal ini membuat manusia hidup di tengah kebohongan yang tersebar di mana-mana. Selain itu, dia juga khawatir bahwa AI akan melampaui kemampuan otak manusia di masa depan.

Melihat potensi bahaya ini, Hinton pun memutuskan hengkang dari raksasa teknologi Google. Hal ini dilakukannya agar dapat bicara bebas soal perkembangan dan potensi AI tanpa terikat denganperusahaanitu.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Kecerdasan Buatan Merambah...
Kecerdasan Buatan Merambah Industri Asuransi, Hanwha Life Perkenalkan AI Financial Advisor
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Rekomendasi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
Bikin Sulit Tidur, Berikut...
Bikin Sulit Tidur, Berikut Efek Samping Minum Teh di Malam Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved