Umur Matahari Tinggal 5 Miliar Tahun Lagi, setelah Itu Meledak
Minggu, 07 Mei 2023 - 11:18 WIB
loading...
A
A
A
Bagian Matahari terluar yang masih mengandung hidrogen akan mengembang, kemudian bersinar merah saat mendingin.
Ekspansi ini secara bertahap akan menelan planet-planet tetangga Matahari, seperti Merkurius dan Venus. Selain itu, angin Matahari juga akan naik ke satu titik yang dapat menghancurkan medan magnet Bumi dan melepaskan atmosfernya.
Baca juga: Badai Matahari Menghantam selama Akhir Pekan
Meskipun begitu, Science Alert mencatat bahwa saat peristiwa 5 miluar tahun ke depan terjadi, kemungkinan manusia tidak ada lagi di Bumi. Manusia diperkirakan menghuni Bumi hanya sekitar 1 miliar tahun lagi.
Hal ini dikarenakan kecerahan Matahari akan meningkat 10% setiap miliar tahun. Mungkin terdengar sepele, namun angka tersebut mampu mengakhiri kehidupan di Bumi. Lautan akan menguap karena permukaan Bumi yang terlalu panas sehingga tidak ada tempat untuk terbentuknya air.
Menurut sebuah studi tahun 2008, beberapa juta tahun sebelum ekspansi awal Matahari, ada kemungkinan bintang raksasa ini akan memakan sisa batuan Bumi.
Ekspansi ini secara bertahap akan menelan planet-planet tetangga Matahari, seperti Merkurius dan Venus. Selain itu, angin Matahari juga akan naik ke satu titik yang dapat menghancurkan medan magnet Bumi dan melepaskan atmosfernya.
Baca juga: Badai Matahari Menghantam selama Akhir Pekan
Meskipun begitu, Science Alert mencatat bahwa saat peristiwa 5 miluar tahun ke depan terjadi, kemungkinan manusia tidak ada lagi di Bumi. Manusia diperkirakan menghuni Bumi hanya sekitar 1 miliar tahun lagi.
Hal ini dikarenakan kecerahan Matahari akan meningkat 10% setiap miliar tahun. Mungkin terdengar sepele, namun angka tersebut mampu mengakhiri kehidupan di Bumi. Lautan akan menguap karena permukaan Bumi yang terlalu panas sehingga tidak ada tempat untuk terbentuknya air.
Menurut sebuah studi tahun 2008, beberapa juta tahun sebelum ekspansi awal Matahari, ada kemungkinan bintang raksasa ini akan memakan sisa batuan Bumi.
Lihat Juga :