Terkubur Debu Mars, Penjelajah Mars Milik China Tidak Akan Pernah Bangkit Lagi

Senin, 01 Mei 2023 - 16:05 WIB
loading...
Terkubur Debu Mars,...
Penjelajah Mars milik China, Zhurong, diperkirakan tidak akan pernah bangkit lagi setelah diam selama berbulan-bulan akibat panel suryanya tertutup debu planet merah itu. Foto/Space/CNSA/CCTV
A A A
BEIJING - Penjelajah Mars milik China, Zhurong, diperkirakan tidak akan pernah bangkit lagi setelah diam selama berbulan-bulan akibat panel suryanya tertutup debu planet merah itu. Penjelajah Zhurong bertenaga surya, yang merupakan bagian dari misi Tianwen 1 Mars China , telah berhibernasi selama musim dingin di belahan utara sejak Mei 2022.

Penjelajah Zhurong diharapkan bangkit secara mandiri pada bulan Desember 2022, setelah kondisi pencahayaan dan suhu di Mars membaik. Bahkan Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA mengkonfirmasi pada bulan Februari 2023 bahwa rover milik China tetap diam tidak menunjukkan tanda-tanda akan bangkit kembali.

Namun, China tetap diam mengenai Nasib Zhurong setelah menyebutkan pada Desember diperkirakan akan aktif kembali. Baru pada Minggu 30 April 2023, Kepala Perancang Program Eksplorasi Mars China, Zhang Rongqiao, memberikan komentar tentang status penjelajah Zhurong Mars.

Baca juga; Jejak Penjelajah Mars Zhurong Milik China Terdeteksi NASA

“Kami memperkirakan kemungkinan terbesar adalah akumulasi debu yang tidak dapat diprediksi di Mars telah menyebabkan penurunan kapasitas pembangkit listrik, sehingga tidak cukup tinggi untuk membangunkannya (penjelajah Zhurong),” kata Zhang kepada China Central Television.

Zhang Rongqiao mengatakan penjelajah Zhurong belum bangun karena jumlah debu yang lebih tinggi dari perkiraan telah menumpuk di panel surya rover. Artinya, sinar matahari yang diterima Zhurong belum cukup untuk membangunkannya.

Ambang batas Zhurong untuk melanjutkan aktivitas adalah suhu lebih dari 5 derajat Fahrenheit atau minus 15 derajat Celcius. Sedangkan pembangkit energi yang dibutuhkan lebih besar dari 140 watt.
Terkubur Debu Mars, Penjelajah Mars Milik China Tidak Akan Pernah Bangkit Lagi


Zhang mengatakan bahwa jika tingkat debu pada panel 30% lebih tinggi dari yang diperkirakan, maka penjelajah Zhurong dapat menerima daya sinar matahari terkuat di Mars untuk diaktifkan kembali. Namun, ketika level debu lebih dari 40% berarti rover tidak akan bisa bangun kembali.

Baca juga; Ilmuwan China Berharap Penjelajah Mars Zhurong Bangkit Kembali

Menurut Planetary Society, titik balik matahari musim panas di belahan utara Mars terjadi pada pertengahan Juli. Saat itu, saat kondisi pencahayaan dan suhu mungkin paling menguntungkan.

Kedua penjelajah Spirit dan Opportunity NASA yang berumur panjang akhirnya menyerah pada debu Mars yang menutupi panel suryanya. Tumpukan debu Mars, mengurangi pembangkit listrik hingga di bawah tingkat minimal untuk beroperasi.

Zhurong mendarat di Utopia Planitia pada Mei 2021, menandai keberhasilan upaya pertama pendaratan Mars untuk China. Rover memasuki mode tidak aktif pada Mei 2022.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Rekomendasi
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Infografis
Mengapa Taiwan Khawatir...
Mengapa Taiwan Khawatir akan Diinvasi China pada 2027?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved