AS Izinkan Penggunaan Pil yang Terbuat dari Kotoran Manusia, Obati Peradangan Usus

Senin, 01 Mei 2023 - 14:40 WIB
loading...
A A A
Menurut FDA, infeksi C. diff dikaitkan dengan sekitar 15.000 hingga 30.000 kematian per tahun di AS. Mereka yang pulih dari C. diff memiliki peluang sekitar 1 dari 6 untuk mengembangkan infeksi lagi dalam waktu dua hingga delapan minggu setelah pemulihan.

Risiko infeksi berulang ini meningkat setiap kali seseorang terkena C. diff, sebagian karena antibiotik yang digunakan. Antibiotik dapat mengganggu keseimbangan bakteri yang biasanya menghuni usus, dan ini memberikan kesempatan bagi C. diff untuk berkembang biak.

Pil baru yang disebut Vowst, menawarkan cara baru untuk mencegah C. diff berulang dengan mengisi kembali mikrobioma usus. Pil ini mengandung produk mikrobiota tinja, terbuat dari bakteri usus manusia yang sehat.

Baca juga; Tanpa Pengobatan yang Tepat, Tifus Bisa Sebabkan Pendarahan Usus

Sekarang, dengan persetujuan Vowst, ada versi pengobatan yang dapat dilakukan secara oral, bukan sebagai pengobatan cair ke dalam rektum pasien. “Ketersediaan produk mikrobiota tinja yang dapat dikonsumsi secara oral merupakan langkah maju yang signifikan untuk perawatan pasien penyakit ini yang berpotensi mengancam nyawa,” kata Dr Peter Marks, Direktur Pusat Evaluasi dan Penelitian Biologis FDA dikutip dari laman Live Science, Senin (1/5/2023).
AS Izinkan Penggunaan Pil yang Terbuat dari Kotoran Manusia, Obati Peradangan Usus
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved