Startup Swiss Luncurkan Layanan Penerjemah dengan Teknologi AI, Klaim Sebagai yang Pertama di Dunia
Kamis, 27 April 2023 - 21:07 WIB
loading...
A
A
A
CEO Interprefy Oddmund Braaten memiliki ambisi besar untuk Aivia. Dia ingin alat tersebut akhirnya membuat terjemahan simultan sebagai fokus utama. “Selama delapan tahun terakhir, teknologi penerjemahan jarak jauh kami telah sangat membantu dan diadopsi secara luas, terutama selama era Covid,” katanya kepada TNW dikutip SINDOnews dari laman thenextweb, Kamis (27/4/2023).
Braaten optimistis tentang hasilnya. Dia yakin Aivia adalah penerjemah ucapan AI yang paling akurat dan fleksibel di pasar. Untuk itu, Aivia mengintegrasikan tiga teknologi AI utama, yaitu pengenalan ucapan otomatis, terjemahan mesin, dan pembuatan suara sintetik.
Untuk meningkatkan hasilnya, Interprefy membuat perangkat pembandingan untuk mengevaluasi AI terbaik untuk setiap kombinasi bahasa. Perusahaan juga menggunakan alat ekstraksi glosarium untuk menyesuaikan Aivia lebih lanjut untuk setiap acara.
Baca juga; Gunakan Teknologi AI, Terjemahan Google Translate Semakin Akurat
Interprefy menyiapkan sistem dengan kata kunci yang relevan dan nama atau singkatan yang sulit ditangkap dari konten terkait. Menurut Braaten, pendekatan ini mengatasi dua kekurangan dalam terjemahan ucapan secara real time, yaitu hasil yang tidak konsisten dan kebutuhan sesuai acara.
Braaten optimistis tentang hasilnya. Dia yakin Aivia adalah penerjemah ucapan AI yang paling akurat dan fleksibel di pasar. Untuk itu, Aivia mengintegrasikan tiga teknologi AI utama, yaitu pengenalan ucapan otomatis, terjemahan mesin, dan pembuatan suara sintetik.
Untuk meningkatkan hasilnya, Interprefy membuat perangkat pembandingan untuk mengevaluasi AI terbaik untuk setiap kombinasi bahasa. Perusahaan juga menggunakan alat ekstraksi glosarium untuk menyesuaikan Aivia lebih lanjut untuk setiap acara.
Baca juga; Gunakan Teknologi AI, Terjemahan Google Translate Semakin Akurat
Interprefy menyiapkan sistem dengan kata kunci yang relevan dan nama atau singkatan yang sulit ditangkap dari konten terkait. Menurut Braaten, pendekatan ini mengatasi dua kekurangan dalam terjemahan ucapan secara real time, yaitu hasil yang tidak konsisten dan kebutuhan sesuai acara.
Lihat Juga :