Inovasi Baru Plana, Ubah Limbah Gabah Padi dan Sampah Plastik Menjadi Pengganti Kayu
Selasa, 18 April 2023 - 14:54 WIB
loading...
Inovasi baru Plana, ubah limbah gabah padi dan sampah plastik jadi pengganti kayu. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Inovasi terbaru dari Plana, wiraswasta yang melakukan daur ulang gabah kayu menjadi material ramah lingkungan perlu mendapatkan apresiasi.
Bekerja sama dengan pusat perbelanjaan Summarecon Mall Serpong (SMS), di Tangerang, Banten, mereka menerapkan konsep pembangunan ramah lingkungan.
Sebagai uji coba, terdapat dua sustainable area di SMS yang mulai menggunakan inovasi baru itu, yakni di area Hana Pond dan Salsa Food City.
Baca juga: ExxonMobil Kenalkan Inovasi Baru Pelumas Mobil Super
Co-Founder Plana, Juan A. Chandra mengatakan, inovasi material terbaru sebagai pengganti kayu itu diberi nama Planawood.
"Material ini memiliki bentuk dan tekstur yang menyerupai kayu asli, dan terbuat dari 60% gabah padi, 30% sampah plastik, dan 10% aditif," katanya, kepada SINDOnews, Senin (17/4/2023).
Dilanjutkan dia, Planawood memiliki kelebihan lebih kuat dan tahan terhadap air, api, dan juga sinar matahari langsung dibanding kayu asli.
"Plana memiliki tujuan menyelamatkan bumi dengan menghadirkan sebuah produk sustainable yang dapat menjadi substitusi utama untuk kayu natural," ungkapnya.
Baca juga: Inovasi Baru Teknik Implan Dental, UPDMB Keluarkan Terobosan Baru
Dengan area seluas 300 m², dua area ini telah telah berhasil menyelamatkan 533
pohon, 720 kg sampah plastik, dan memanfaatkan 1.440 kg gabah padi.
"Kami ingin dengan adanya kolaborasi ini, semakin banyak masyarakat yang terdampak dan memiliki keinginan yang kuat akan gaya hidup berkelanjutan," paparnya.
Tommy, Center Director SMS melanjutkan, inovasi itu sejalan dengan pihaknya yang sangat peduli dengan kelestarian alam.
Baca juga: Alogoritma Google Berubah, Cashtree Hadirkan Kampanye Inovasi Baru
"Sejalan dengan konsep keberlanjutan yang diusung oleh Plana, Summaraecon Mall Serpong memiliki inisiatif menjalin satu kolaborasi menghadirkan area dengan sustainable value tersebut," katanya.
Dengan adanya kolaborasi ini, SMS dan Plana berharap bisa menyebarkan value keberlanjutan ke semua lapisan masyarakat dan penggunaan daur ulang bisa semakin digencarkan.
Bekerja sama dengan pusat perbelanjaan Summarecon Mall Serpong (SMS), di Tangerang, Banten, mereka menerapkan konsep pembangunan ramah lingkungan.
Sebagai uji coba, terdapat dua sustainable area di SMS yang mulai menggunakan inovasi baru itu, yakni di area Hana Pond dan Salsa Food City.
Baca juga: ExxonMobil Kenalkan Inovasi Baru Pelumas Mobil Super
Co-Founder Plana, Juan A. Chandra mengatakan, inovasi material terbaru sebagai pengganti kayu itu diberi nama Planawood.
"Material ini memiliki bentuk dan tekstur yang menyerupai kayu asli, dan terbuat dari 60% gabah padi, 30% sampah plastik, dan 10% aditif," katanya, kepada SINDOnews, Senin (17/4/2023).
Dilanjutkan dia, Planawood memiliki kelebihan lebih kuat dan tahan terhadap air, api, dan juga sinar matahari langsung dibanding kayu asli.
"Plana memiliki tujuan menyelamatkan bumi dengan menghadirkan sebuah produk sustainable yang dapat menjadi substitusi utama untuk kayu natural," ungkapnya.
Baca juga: Inovasi Baru Teknik Implan Dental, UPDMB Keluarkan Terobosan Baru
Dengan area seluas 300 m², dua area ini telah telah berhasil menyelamatkan 533
pohon, 720 kg sampah plastik, dan memanfaatkan 1.440 kg gabah padi.
"Kami ingin dengan adanya kolaborasi ini, semakin banyak masyarakat yang terdampak dan memiliki keinginan yang kuat akan gaya hidup berkelanjutan," paparnya.
Tommy, Center Director SMS melanjutkan, inovasi itu sejalan dengan pihaknya yang sangat peduli dengan kelestarian alam.
Baca juga: Alogoritma Google Berubah, Cashtree Hadirkan Kampanye Inovasi Baru
"Sejalan dengan konsep keberlanjutan yang diusung oleh Plana, Summaraecon Mall Serpong memiliki inisiatif menjalin satu kolaborasi menghadirkan area dengan sustainable value tersebut," katanya.
Dengan adanya kolaborasi ini, SMS dan Plana berharap bisa menyebarkan value keberlanjutan ke semua lapisan masyarakat dan penggunaan daur ulang bisa semakin digencarkan.
(san)
Lihat Juga :