Arkeolog Temukan Fosil Kelelawar Purba Terbesar di Dunia
Jum'at, 14 April 2023 - 18:22 WIB
loading...
A
A
A
“Setelah membandingkan pengukuran dengan kelelawar lain, jelas menonjol sebagai spesies yang berbeda. Saya sangat bersemangat dan bertanya-tanya bahwa mungkin keanekaragaman kelelawar dari Eosen awal jauh lebih tinggi dari yang kita duga,” kata kata penulis utama studi sekaligus Ahli Paleontologi Kelelawar, Tim Rietbergen.
Para ilmuwan juga mendeteksi adanya hubungan yang cukup dekat antara spesies baru dengan I. Index yang berarti mereka masih dalam satu kerabat.
Sementara itu pemindaian lebih lanjut menunjukkan bahwa I. gunnelli punya kurang dari satu ons atau sekitar 22,5 gram hingga 28,9 gram. Ini hampir sama dengan I. index meskipun agak sedikit besar.
Seorang Profesor Zoologi dari University College Dublin Irlandia, Emma Teeling menyatakan bahwa bisa menjadi salah satu kerangka kelelawar artikulasi tertua yang pernah ada. Ini juga semakin melengkapi wawasan tentang filogeni kelelawar paling awal.
Berdasar hasil analisis, peneliti berpendapat bahwa kelelawar Sungai Hijau berevolusi lebih mandiri dibanding spesies Eosen lainnya.
Para ilmuwan juga mendeteksi adanya hubungan yang cukup dekat antara spesies baru dengan I. Index yang berarti mereka masih dalam satu kerabat.
Sementara itu pemindaian lebih lanjut menunjukkan bahwa I. gunnelli punya kurang dari satu ons atau sekitar 22,5 gram hingga 28,9 gram. Ini hampir sama dengan I. index meskipun agak sedikit besar.
Seorang Profesor Zoologi dari University College Dublin Irlandia, Emma Teeling menyatakan bahwa bisa menjadi salah satu kerangka kelelawar artikulasi tertua yang pernah ada. Ini juga semakin melengkapi wawasan tentang filogeni kelelawar paling awal.
Berdasar hasil analisis, peneliti berpendapat bahwa kelelawar Sungai Hijau berevolusi lebih mandiri dibanding spesies Eosen lainnya.
(wbs)
Lihat Juga :