Jurus Kominfo Lawan Hoaks Jelang Pilpres 2024: Terapkan Teknologi AI ala ChatGPT

Kamis, 13 April 2023 - 20:07 WIB
loading...
Jurus Kominfo Lawan...
Kominfo menggandeng BRIN untuk menerapkan teknologi NLP untuk atasi hoaks. Foto: dok Kominfo
A A A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) punya jurus baru untuk mengatasi hoaks. Utamanya, jelang Pilpres 2024 . Yakni, menggunakan teknologi yang juga dipakai oleh ChatGPT.

Kominfo menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk menangani konten hoaks di dunia digital dengan penciptaan fitur teknologi kecerdasan artifisial atau artificial intelligence. Teknologi tersebut akan membantu Kominfo menjalankan pengawasan atas berita hoaks.

“Lewat kerja sama ini, Kominfo dan Korika BRIN akanmenciptakan teknologi kecerdasan artifisial untuk melakukan analisis berita hoaks dan sentimen,” jelas Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel A. Pangerapan.

Kerja sama Kominfo-BRIN terkait “Pengembangan Natural Language Processing Artificial Intelligence”.

Semuel menjelaskan, Korika akan menghasilkan algoritma yang dibuat melalui teknik Natural Language Processing dan Machine Learning yang akan diberikan kepada Kominfo untuk dapat dimanfaatkan.

“Hasil yang diharapkan Kominfo dapat memanfaatkan teknologi Kecerdasan Artifisial dalam menjalankan fungsi pengawasan atas berita hoaks dan sentimen di sosial media,” tegasnya.

Ketua Umum Korika Hammam Riza menyatakan kerja sama ini merupakan salah satu tindak lanjut penerapan Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial Indonesia (Stranas KA) yang diluncurkan pada Hari Kebangkitan Teknologi Nasional pada 10 Agustus 2020.

“Korika merupakan hasil pemikiran kolektif dan kolaboratif dari berbagai entitas yang melengkapi komponen quad helix, pemerintah, industri, akademis, dan komunitas,” tuturnya.

Menurut Hammam, kerja sama yang diformalkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) itu akan menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi percepatan penerapan strategi nasional kecerdasan artifisial menuju Visi Indonesia 2045.

“Ini sejalan dengan pembentukan Korika yang merupakan gabungan pusat inovasi kecerdasan artifisial (PIKA) saat BPPT,” tegasnya.

Natural Language Processing (NLP) sendiri merupakan cabang ilmu komputer dan kecerdasan buatan yang berfokus pada pemahaman dan pengolahan bahasa alami manusia oleh mesin komputer.

Baca Juga: Tips Bikin Video TikTok dan Reels Menggunakan Galaxy A54 5G

NLP melibatkan penggunaan algoritma dan teknologi lainnya untuk memungkinkan mesin memproses, menganalisis, dan memahami bahasa manusia dalam bentuk teks atau ucapan.

Contoh aplikasi NLP termasuk penerjemahan bahasa, pengenalan ucapan, analisis sentimen, klasifikasi teks, penghasilan ringkasan, pemrosesan bahasa alami, dan banyak lagi.

NLP menjadi semakin penting dalam era informasi digital, di mana data dalam bentuk bahasa alami semakin melimpah dan dibutuhkan untuk mengambil keputusan dan memecahkanmasalah.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantangan Backend Engineer...
Tantangan Backend Engineer Indonesia, Menjawab Tuntutan AI Workflow
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
Air Mata Neymar dan...
Air Mata Neymar dan Akhir Perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Infografis
Trump Bersumpah Hancurkan...
Trump Bersumpah Hancurkan Biden di Pilpres 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved