Satelit Rekam Gunung Berapi Shiveluch di Rusia Meletus Hebat
Rabu, 12 April 2023 - 10:32 WIB
loading...
Gunung berapi Shiveluch di Semenanjung Kamchatka, Rusia timur, meletus hebat, Selasa 11 April 2023 malam. Foto/NASA
A
A
A
MOSKOW - Gunung berapi Shiveluch di Semenanjung Kamchatka, Rusia timur, meletus hebat, Selasa 11 April 2023 malam. Salah satu gunung berapi paling aktif di Rusia baru saja meletus hebat, menciptakan gumpalan abu dan debu yang terlihat dari luar angkasa.
Reuters melaporkan awan abu yang tercipta menyebar ke wilayah seluas 108.000 kilometer persegi atau yang terbesar dalam 60 tahun. Awan puing dari letusan gunung Shiveluch mendorong pemberitahuan keselamatan penerbangan agar pesawat tidak melintas.
Awan abu juga menutupi desa-desa di seluruh wilayah tersebut dengan ketebalan abu sekitar 8,5 cm. Saat gunung berapi meletus, satelit cuaca mengamati dari orbit, mengumpulkan data yang dapat membantu memvisualisasikan penyebaran awan abu di seluruh timur jauh Rusia.
Baca juga; Pemandangan Langka, Begini Penampakan Gunung Kembar Sindoro dan Sumbing dari Luar Angkasa
Satelit HIMAWARI-9 yang dioperasikan oleh Badan Meteorologi Jepang, menangkap timelapse menakjubkan yang menunjukkan abu naik ke ketinggian 18 km saat mengalir ke selatan melintasi semenanjung. Pandangan lain HIMAWARI-9 memvisualisasikan penyebaran sulfur dioksida saat mengalir dari gunung berapi.
Reuters melaporkan awan abu yang tercipta menyebar ke wilayah seluas 108.000 kilometer persegi atau yang terbesar dalam 60 tahun. Awan puing dari letusan gunung Shiveluch mendorong pemberitahuan keselamatan penerbangan agar pesawat tidak melintas.
Awan abu juga menutupi desa-desa di seluruh wilayah tersebut dengan ketebalan abu sekitar 8,5 cm. Saat gunung berapi meletus, satelit cuaca mengamati dari orbit, mengumpulkan data yang dapat membantu memvisualisasikan penyebaran awan abu di seluruh timur jauh Rusia.
Baca juga; Pemandangan Langka, Begini Penampakan Gunung Kembar Sindoro dan Sumbing dari Luar Angkasa
Satelit HIMAWARI-9 yang dioperasikan oleh Badan Meteorologi Jepang, menangkap timelapse menakjubkan yang menunjukkan abu naik ke ketinggian 18 km saat mengalir ke selatan melintasi semenanjung. Pandangan lain HIMAWARI-9 memvisualisasikan penyebaran sulfur dioksida saat mengalir dari gunung berapi.
Lihat Juga :