Ungkap Kehamilan Hiu Paus yang Misterius, Ilmuwan Bikin Alat Pendeteksi Khusus
Selasa, 11 April 2023 - 23:31 WIB
loading...
A
A
A
Mereka membuat paket jet bawah air, berupa baling-baling yang dipasang di tangki scuba, untuk berenang bersama ikan hiu paus. Ukuran tubuh hiu paus rata-rata panjangnya 12 meter dan bergerak sekitar 5 kilometer per jam.
Kemudian para peneliti mengarahkan tas kerja seberat 17 kilogram yang berisi tongkat ultrasonik tahan air di bagian bawah tubuh betina hiu paus yang berenang di dekat Kepulauan Galápagos dan mengambil darah dengan jarum suntik dari sirip mereka. Sampai penelitian ini, tongkat ultrasound belum pernah digunakan di luar akuarium pada satwa liar yang berenang bebas.
“Melakukan dua tes ini pada hiu paus dengan peralatan khusus ini sangat menantang. Apalagi ikan itu memiliki kulit paling tebal dari hewan mana pun, setebal sekitar 30 sentimeter,” ujar Simon Pierce, seorang ahli ekologi hiu paus dengan Marine Megafauna Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang menggunakan penelitian untuk mendorong konservasi laut.
Baca juga; Omnivora Terbesar di Dunia, Hiu Paus Sanggup Menyaring Air 600 Meter Kubik Setiap Jam
Tantangan lainnya adalah air laut, yang dapat mencemari sampel darah. Para peneliti mengembangkan sistem dua jarum suntik, pertama jarum suntik dengan ruang hampa yang dipadu dengan jarum suntik kedua untuk mengambil darah.
Kemudian para peneliti mengarahkan tas kerja seberat 17 kilogram yang berisi tongkat ultrasonik tahan air di bagian bawah tubuh betina hiu paus yang berenang di dekat Kepulauan Galápagos dan mengambil darah dengan jarum suntik dari sirip mereka. Sampai penelitian ini, tongkat ultrasound belum pernah digunakan di luar akuarium pada satwa liar yang berenang bebas.
“Melakukan dua tes ini pada hiu paus dengan peralatan khusus ini sangat menantang. Apalagi ikan itu memiliki kulit paling tebal dari hewan mana pun, setebal sekitar 30 sentimeter,” ujar Simon Pierce, seorang ahli ekologi hiu paus dengan Marine Megafauna Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang menggunakan penelitian untuk mendorong konservasi laut.
Baca juga; Omnivora Terbesar di Dunia, Hiu Paus Sanggup Menyaring Air 600 Meter Kubik Setiap Jam
Tantangan lainnya adalah air laut, yang dapat mencemari sampel darah. Para peneliti mengembangkan sistem dua jarum suntik, pertama jarum suntik dengan ruang hampa yang dipadu dengan jarum suntik kedua untuk mengambil darah.

Lihat Juga :