Spesifikasi Drone Kamikaze Rusia Zala Lancet-3, Mampu Terbang 40 Km Hancurkan Target Musuh

Selasa, 11 April 2023 - 21:47 WIB
loading...
Spesifikasi Drone Kamikaze...
Drone kamikaze Lancet-3 adalah varian terbesar dalam keluarga Lancet yang dirancang dan dikembangkan oleh perusahaan Rusia Zala Aero Group, subdivisi dari Grup Kalashnikov. Foto/Armyrecognition
A A A
MOSKOW - Drone kamikaze Lancet-3 adalah varian terbesar dalam keluarga Lancet yang dirancang dan dikembangkan oleh perusahaan Rusia Zala Aero Group, subdivisi dari Grup Kalashnikov. Zala Lancet-3 masuk kategori loitering munition karena dirancang untuk terbang ke lokasi tertentu, berkeliaran di area tersebut, dan kemudian menyerang target.

Drone Zala Lancet-3 diluncurkan pada Juni 2019 selama Forum Teknis Militer, sebuah pameran pertahanan yang diadakan di Taman Patriot di pinggiran kota Moskow. Drone Lancet adalah penerus dari amunisi berkeliaran (loitering munition) gaya sayap terbang yang pernah dikembangkan Zala sebelumnya yang disebut Kub (kubus).

Dikutip dari laman Armyrecognition, Selasa (11/4/2023), Zala Lancet-3 pertama kali melakukan operasi tempur selama perang saudara Suriah pada November 2020. Sekarang drone Zala Lancet-3 banyak digunakan oleh pasukan Rusia dalam medan perang Ukraina untuk menghancurkan peralatan militer dan kendaraan lapis baja yang disediakan oleh Amerika Serikat dan sekutunya.

Baca juga; Adu Canggih Senjata Pembunuh Drone, Rusia Pakai Stupor Lawan KVS G-6 Ukraina

Sebab, drone Zala Lancet-3 adalah senjata multiguna yang cerdas, mampu menemukan dan mengenai target secara mandiri. Peran utama drone Zala Lancet-3 untuk misi pengintaian, pengawasan, dan penyerangan.

Selama awal penerbangan, setelah diluncurkan dengan ketapel yang bisa dipasang di darat dan juga di atas kapal laut, drone dapat diarahkan dengan koordinat GPS atau secara visual. Selama bagian terminal, saat mendekati targetnya, drone dikendalikan secara manual melalui panduan elektro-optik dan unit panduan TV.

Drone Zala Lancet-3 memiliki bentuk silinder yang unik, dengan dua pasang sayap berbentuk X di bagian depan dan belakang badan pesawat. Sebagai penggerak, drone ini didukung motor listrik yang menggerakkan baling-baling dua bilah di bagian belakang.
Spesifikasi Drone Kamikaze Rusia Zala Lancet-3, Mampu Terbang 40 Km Hancurkan Target Musuh


Laman military today menuliskan untuk versi standar drone Zala Lancet-3 memiliki jangkauan maksimum 40 km dan daya tahan sekitar 40 menit. Drone bunuh diri semacam itu mampu melayang di udara dengan kecepatan 80 hingga 110 km/jam.

Baca juga; Rusia Gunakan Amunisi Lancet Loitering, Hancurkan Kapal Perang Ukraina

Namun, ketika menukik ke bawah menyerang target mampu melaju dengan kecepatan hingga 300 km/jam untuk mengenai bagian yang paling rentan. Drone Zala Lancet-3 digunakan untuk menghancurkan peralatan militer dan kendaraan lapis baja musuh.

Bobot drone Zala Lancet-3 hanya 12 kg berkat penggunaan material plastik dan komposit pada strukturnya. Drone dapat dipersenjatai dengan hulu ledak high explosive (HE) atau HE-fragmentation seberat 3 kg.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Rekomendasi
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Modernland Realty Hadirkan...
Modernland Realty Hadirkan Neo Pasadena, Hunian Eksklusif Mulai Rp1,2 Miliaran
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
3 Negara Mengirim Drone...
3 Negara Mengirim Drone Tempur untuk Hancurkan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved