Es Antartika Terus Mencair, Ilmuwan Ungkap Hal Menakutkan Ini
Minggu, 09 April 2023 - 21:13 WIB
loading...
Es antartika terus mencair. FOTO/ DAILY
A
A
A
ALASKA - Sebuah studi baru mengungkapkan tingkat pencairan es di Antartika telah menimbulkan kekhawatiran baru di antara para peneliti tentang kenaikan permukaan laut.
BACA JUGA - Lubang Lapisan Ozon di Antartika Menciut
Para peneliti mengatakan bahwa data yang dirilis dalam jurnal Nature menegaskan bahwa lapisan es besar yang menutupi Eurasia antara 15.000 dan 19.000 tahun yang lalu ditemukan bergerak dengan kecepatan 609,6 meter per hari, yang 20 kali lebih cepat daripada kecepatan yang diukur dari satelit. 50 tahun terakhir.
Seperti dilansir dari UPI, kata para ilmuwan, laju pencairan es adalah yang tercepat yang mereka temukan sejauh ini dan melebihi apa yang mereka anggap sebagai batas atas pergerakan lapisan es.
Penulis utama studi tersebut, Christine Batchelor, mengatakan bahwa jika suhu terus meningkat, es akan mencair dan menipis dari atas maupun bawah.
"Itu bisa berakhir dengan skenario yang terlihat lebih mirip dengan apa yang kita alami di Norwegia setelah proses glasial terakhir," katanya.
Lapisan Es Eurasia dikatakan telah mencair ribuan tahun yang lalu, menyalip gletser di Antartika yang bergerak 48.768 meter per hari.
BACA JUGA - Lubang Lapisan Ozon di Antartika Menciut
Para peneliti mengatakan bahwa data yang dirilis dalam jurnal Nature menegaskan bahwa lapisan es besar yang menutupi Eurasia antara 15.000 dan 19.000 tahun yang lalu ditemukan bergerak dengan kecepatan 609,6 meter per hari, yang 20 kali lebih cepat daripada kecepatan yang diukur dari satelit. 50 tahun terakhir.
Seperti dilansir dari UPI, kata para ilmuwan, laju pencairan es adalah yang tercepat yang mereka temukan sejauh ini dan melebihi apa yang mereka anggap sebagai batas atas pergerakan lapisan es.
Penulis utama studi tersebut, Christine Batchelor, mengatakan bahwa jika suhu terus meningkat, es akan mencair dan menipis dari atas maupun bawah.
"Itu bisa berakhir dengan skenario yang terlihat lebih mirip dengan apa yang kita alami di Norwegia setelah proses glasial terakhir," katanya.
Lapisan Es Eurasia dikatakan telah mencair ribuan tahun yang lalu, menyalip gletser di Antartika yang bergerak 48.768 meter per hari.
Lihat Juga :