37 Menit Penerbangan yang Menakjubkan Soyuz MS-23, Pindah dari Modul Poisk ke Princhal
Jum'at, 07 April 2023 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Proses pemindahan ini terjadi ketika Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) berlayar di atas pantai timur Afrika setinggi 260 mil atau 418,5 km. Dari awal hingga akhir, penerbangan hanya memakan waktu 37 menit, dengan Soyuz MS-23 berhasil berlabuh di modul Prichal yang menghadap ke planet Bumi.
Tujuan dari manuver relokasi ada dua. Pertama, ini akan memastikan bahwa modul dok Poisk jelas bagi kosmonot Prokopyev dan Petelin untuk melakukan perjalanan ruang angkasa di luar stasiun pada bulan April dan Mei. Kedua, Soyuz yang bergerak memberi jalan bagi kedatangan pesawat ruang angkasa kargo Roscosmos Progress 84 yang tidak berawak akhir tahun ini.
Baca juga; Tanpa Awak, Kapsul Soyuz MS-22 Rusia yang Bocor Kembali ke Bumi
Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-23 dijadwalkan lepas landas dari ISS pada 27 September 2023 membawa Rubio, Prokopyev, dan Petelin, kembali ke Bumi. Ketiga orang itu awalnya dijadwalkan mendarat pada bulan Maret, tetapi pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 yang mereka gunakan mengalami kebocoran cairan pendingin pada bulan Desember 2022.
Tujuan dari manuver relokasi ada dua. Pertama, ini akan memastikan bahwa modul dok Poisk jelas bagi kosmonot Prokopyev dan Petelin untuk melakukan perjalanan ruang angkasa di luar stasiun pada bulan April dan Mei. Kedua, Soyuz yang bergerak memberi jalan bagi kedatangan pesawat ruang angkasa kargo Roscosmos Progress 84 yang tidak berawak akhir tahun ini.
Baca juga; Tanpa Awak, Kapsul Soyuz MS-22 Rusia yang Bocor Kembali ke Bumi
Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-23 dijadwalkan lepas landas dari ISS pada 27 September 2023 membawa Rubio, Prokopyev, dan Petelin, kembali ke Bumi. Ketiga orang itu awalnya dijadwalkan mendarat pada bulan Maret, tetapi pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 yang mereka gunakan mengalami kebocoran cairan pendingin pada bulan Desember 2022.
(wib)
Lihat Juga :