Ilmuwan China Temukan 297,6 Miliar Ton Air di Bulan
Kamis, 30 Maret 2023 - 16:51 WIB
loading...
Ilustrasi air di bulan. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ilmuwan dari China menemukan butiran-butiran kaca kecil di bulan, tempat di mana air berada. Butiran-butiran itu bisa menyimpan sebanyak 270 triliun kilogram (297,6 miliar ton) air.
Dilansir dari The Space Academy, temuan baru ini didasarkan pada sampel yang dibawa kembali dari misi penjelajah Chang'e 5 milik China.
"Wahana antariksa ini menghabiskan beberapa minggu untuk mengumpulkan material dari permukaan bulan pada Desember 2020, dan kita telah melihat penemuan-penemuan baru yang menarik dari analisis selanjutnya," tulis laman itu, dikutip Kamis (30/3/2023).
Baca juga: Alasan Bulan Purnama Malam Ini Disebut Bulan Purnama Stroberi
Manik-manik kaca mikroskopis, biasanya terbentuk ketika pecahan batuan antariksa menabrak permukaan objek lain, lalu menguapkan mineral yang dapat mendingin menjadi partikel vitreous yang berukuran beberapa puluh atau ratusan mikrometer.
"Penelitian sebelumnya tentang manik-manik yang ditemukan dalam sampel bulan Apollo membantu menjungkirbalikkan asumsi sebelumnya tentang kekeringan bulan," jelasnya.
Penelitian ini juga menunjukkan, bahwa sebagian besar air di bulan diproduksi dengan sedikit bantuan dari angin matahari, karena ion hidrogen dari hujan partikel-partikel matahari ini berkaitan dengan oksigen di tanah bulan.
Dilansir dari The Space Academy, temuan baru ini didasarkan pada sampel yang dibawa kembali dari misi penjelajah Chang'e 5 milik China.
"Wahana antariksa ini menghabiskan beberapa minggu untuk mengumpulkan material dari permukaan bulan pada Desember 2020, dan kita telah melihat penemuan-penemuan baru yang menarik dari analisis selanjutnya," tulis laman itu, dikutip Kamis (30/3/2023).
Baca juga: Alasan Bulan Purnama Malam Ini Disebut Bulan Purnama Stroberi
Manik-manik kaca mikroskopis, biasanya terbentuk ketika pecahan batuan antariksa menabrak permukaan objek lain, lalu menguapkan mineral yang dapat mendingin menjadi partikel vitreous yang berukuran beberapa puluh atau ratusan mikrometer.
"Penelitian sebelumnya tentang manik-manik yang ditemukan dalam sampel bulan Apollo membantu menjungkirbalikkan asumsi sebelumnya tentang kekeringan bulan," jelasnya.
Penelitian ini juga menunjukkan, bahwa sebagian besar air di bulan diproduksi dengan sedikit bantuan dari angin matahari, karena ion hidrogen dari hujan partikel-partikel matahari ini berkaitan dengan oksigen di tanah bulan.
Lihat Juga :