Bayar Rp120 Ribu, Pakar Sebut Twitter Blue Justru Lebih Mudah Diretas

Sabtu, 25 Maret 2023 - 17:05 WIB
loading...
Bayar Rp120 Ribu, Pakar...
Standar keamanan Twitter Blue justru disebut lebih buruk oleh pakar teknologi. Foto: dok The Verge
A A A
JAKARTA - Layanan Twitter Blue disebut pakar lebih muda diretas. Ini karena perlindungan Two-factor authentication (TFA) tidak lagi gratis. Hal tersebut disampaikan oleh pakar keamanan siber Alfons Tanujaya.

”Sebenarnya agak kurang tepat jika ada yang mengatakan kalau TFA/2FA Twitter tidak gratis lagi. Sebab, yang tidak gratis dan hanya bisa digunakan oleh akun Twitter Blue adalah 2FA menggunakan SMS. Sedangkan 2FA menggunakan aplikasi otentikasi (Google Authenticator, Authy atau Microsoft Authenticator) masih gratis,” ujar Alfons.

Uniknya, Alfons justru menyebut bahwa secara teknis Twitter Blue dengan TFA SMS lebih mudah diretas dibanding Twitter biasa yang dilindungi TFA Authenticator. “Jadi bisa dibilang Twitter Blue lebih mudah diretas,” beber Alfons.

Mengapa 2FA SMS Lebih Mudah Diretas?

Menurut Alfons, cara kerja 2FA SMS yang melibatkan pihak ketiga dan aplikasi SMS itu sendiri adalah aplikasi jadul yang tidak terenkripsi dan isinya mudah disadap.

”SMS yang sudah berumur 21 tahun kurang ideal jika digunakan sebagai sarana otentikasi karena tidak terenkripsi dan melibatkan pihak ketiga dalam pengirimannya sehingga dapat disadap dan dibaca isinya,” ujar Alfons.

Ia mengatakan, kelemahan 2FA SMS ini dapat dieksploitasi dalam pembobolan akun m-banking yang memalsukan aplikasi pencuri SMS sebagai aplikasi APK kurir online, tagihan BPJS atau undangan pernikahan yang jika dijalankan oleh korbannya akan mencuri SMS otorisasi m-banking.

”Alasan utama SMS masih digunakan sampai hari ini sebagai sarana TFA adalah karena unsur kemudahan dimana tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan pengguna ponsel dapat menerima SMS dan popularitas SMS yang sangat tinggi,” beber Alfons.

Adapun aplikasi otentikasi tidak melibatkan pihak ketiga dalam pengiriman kode OTP seperti Google/Microsoft Authenticator justru disebut Alfons lebih sulit dibaca karena terenkripsi dan memang diciptakan untuk mengamankan kode OTP sehingga sulit dicuri.

”Aplikasi otentikasi bisa diunduh dan di-instal gratis dari Play Store atau Apps Store. Ada beberapa proteksi tambahan seperti membuka aplikasi otentikasi bisa dilindungi dengan PIN tambahan dan perlindungan terhadap screenshot sehingga jelas pengamanan TFA dengan aplikasi otentikasi lebih aman daripada TFA menggunakan SMS,” ujarnya.

Baca Juga: Raja Tega, Twitter Akan Hapus Centang Biru yang Tidak Bayar Mulai 1 April

Seperti diketahui, Twitter Blue mengenakan biaya berlangganan Rp120.000 per bulan atau Rp1,25 juta per tahun.

Layanan berbayar ini dibedakan dengan layanan biasa dimana Twitter Blue mendapatkan centang biru, bookmark folder, opsi membatalkan Tweetnya dan segudang fasilitas lainnya.

”Kebijakan ini akan berlaku pada 20 Maret 2023 dimana jika Anda hanya mengandalkan perlindungan 2FA SMS untuk melindungi akun, maka perlindungan tersebut akan dinonaktifkan dan akun Twitter Anda hanya dilindungi password saja,”beberAlfons.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Elon Musk Kesandung...
Elon Musk Kesandung Hukum, Polisi Prancis Geledah Kantor X di Paris
Elon Musk Tuduh Aksi...
Elon Musk Tuduh Aksi Grok dan X di Beberapa Negara Terstruktur
xAI Kenalkan Chat untuk...
xAI Kenalkan Chat untuk Kepentingan Bisnis dan Perusahaan
Foto yang Diposting...
Foto yang Diposting ke X Kini Bisa Diedit Ulang Pakai AI
Dosen Lulusan Monash...
Dosen Lulusan Monash University Curhat Dapat Honor Rp300 Ribu, Padahal Influencer Dibayar Belasan Juta  
Ernest Prakasa Pamit...
Ernest Prakasa Pamit Tinggalkan Aplikasi X, Langsung Tutup Akun
X Luncurkan XChat dengan...
X Luncurkan XChat dengan Enkripsi ala Bitcoin, Siap Bikin WhatsApp Panas Dingin?
Rekomendasi
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Berita Terkini
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Infografis
Pakar Sebut Iran Mustahil...
Pakar Sebut Iran Mustahil Berani Lakukan Penyerangan ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved