Pentagon Yakini UFO Miliki Kapal Induk di Luar Angkasa, Bertugas Menjelajahi Planet-Planet
Kamis, 23 Maret 2023 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Enam bulan sebelum Oumuamua mendekati Bumi, sebuah meteor kecil antarbintang berukuran sekitar 1 meter menabrak Bumi. Meteor ini, yang diberi nama IM2, tidak terkait dengan Oumuamua, tapi membuat Loeb berpikir keduanya saling terkait.
Kebetulan itu mengilhami dia untuk mempertimbangkan kemungkinan bahwa objek antarbintang buatan berpotensi menjadi pesawat induk yang melepaskan banyak wahana kecil selama perjalanannya yang dekat ke Bumi. “Sebuah konstruksi operasional yang tidak terlalu berbeda dari misi NASA,” kata Loeb kepada Live Science, Kamis (23/3/2023).
Baca juga; Sinyal Misterius Dikirim dari Bintang Katai di Luar Tata Surya ke Bumi
Dalam draf makalah, Loeb dan Kirkpatrick melihat Unidentified Anomalous Phenomena (UAP, istilah yang disukai pemerintah untuk menggantikan istilah UFO) dibatasi oleh teori fisika yang diketahui. Para penulis menyebutkan probe wahana pesawat luar angkasa kecil, yang mereka sebut dengan istilah dandelion seeds, dapat mencapai Bumi untuk melakukan eksplorasi tanpa terdeteksi oleh para astronom.
Kemungkinan besar wahana ini terlalu kecil untuk memantulkan cukup sinar matahari sehingga tak bisa untuk dideteksi oleh teleskop survei. “Dilengkapi dengan rasio permukaan-ke-massa parasut yang besar, teknologi dandelion seeds dapat melambat di atmosfer Bumi untuk menghindari pembakaran dan kemudian mencapai tujuan untuk mendarat,” tulis Loeb dan Kirkpatrick.
Sosok Sean M. Kirkpatrick dikenal sebagai direktur All-domain Anomaly Resolution Office (AARO) Pentagon. Lembaga ini didirikan pada Juli 2022 oleh Departemen Pertahanan (DoD) untuk mendeteksi dan mempelajari "objek-objek menarik".
Kebetulan itu mengilhami dia untuk mempertimbangkan kemungkinan bahwa objek antarbintang buatan berpotensi menjadi pesawat induk yang melepaskan banyak wahana kecil selama perjalanannya yang dekat ke Bumi. “Sebuah konstruksi operasional yang tidak terlalu berbeda dari misi NASA,” kata Loeb kepada Live Science, Kamis (23/3/2023).
Baca juga; Sinyal Misterius Dikirim dari Bintang Katai di Luar Tata Surya ke Bumi
Dalam draf makalah, Loeb dan Kirkpatrick melihat Unidentified Anomalous Phenomena (UAP, istilah yang disukai pemerintah untuk menggantikan istilah UFO) dibatasi oleh teori fisika yang diketahui. Para penulis menyebutkan probe wahana pesawat luar angkasa kecil, yang mereka sebut dengan istilah dandelion seeds, dapat mencapai Bumi untuk melakukan eksplorasi tanpa terdeteksi oleh para astronom.
Kemungkinan besar wahana ini terlalu kecil untuk memantulkan cukup sinar matahari sehingga tak bisa untuk dideteksi oleh teleskop survei. “Dilengkapi dengan rasio permukaan-ke-massa parasut yang besar, teknologi dandelion seeds dapat melambat di atmosfer Bumi untuk menghindari pembakaran dan kemudian mencapai tujuan untuk mendarat,” tulis Loeb dan Kirkpatrick.
Sosok Sean M. Kirkpatrick dikenal sebagai direktur All-domain Anomaly Resolution Office (AARO) Pentagon. Lembaga ini didirikan pada Juli 2022 oleh Departemen Pertahanan (DoD) untuk mendeteksi dan mempelajari "objek-objek menarik".

Lihat Juga :