China Bangun Kapal Raksasa di Dunia, Mampu Angkut 24.000 Kontainer
Rabu, 15 Maret 2023 - 20:18 WIB
loading...
A
A
A
Kapal itu kemudian diselamatkan dan diperbaiki secara luar biasa untuk masuk kembali ke layanan pada tahun 1991. Setelah itu kapal tanker tetap beroperasi dalam satu kapasitas atau lainnya hingga akhir tahun 2009.
![China Bangun Kapal Raksasa di Dunia, Mampu Angkut 24.000 Kontainer]()
Tapi kapal kontainer tidak seperti supertanker, yang bisa mengirimkan muatannya melalui selang besar. Jadi ketika total tonase dan kapasitas peti kemas meningkat, ini sebagian besar adalah masalah mengoptimalkan desain kapal agar semakin banyak yang masuk ke kapal.
MSC Tessa berfokus pada efisiensi dan inovasi utamanya dalam hal ini adalah sistem "pelumas udara" berbasis gelembung yang mengurangi tarikan. CSSC mengklaim sistem ini mengurangi konsumsi energi dan emisi sebanyak 4%.
Baca juga; Kapal Ferry Listrik Terbesar di Dunia Siap Angkut Ribuan Penumpang
Perusahaan Pelayaran Mediterania mengharapkan tiga lagi kapal kontainer sejenis pada bulan Agustus. CSSC mengatakan kapal kontainer yang kedua dari empat telah menyelesaikan uji coba laut. Keempat kapal tersebut, menurut Offshore Energy, menelan biaya total sekitar USD600 juta atau Rp9,29 triliun.

Tapi kapal kontainer tidak seperti supertanker, yang bisa mengirimkan muatannya melalui selang besar. Jadi ketika total tonase dan kapasitas peti kemas meningkat, ini sebagian besar adalah masalah mengoptimalkan desain kapal agar semakin banyak yang masuk ke kapal.
MSC Tessa berfokus pada efisiensi dan inovasi utamanya dalam hal ini adalah sistem "pelumas udara" berbasis gelembung yang mengurangi tarikan. CSSC mengklaim sistem ini mengurangi konsumsi energi dan emisi sebanyak 4%.
Baca juga; Kapal Ferry Listrik Terbesar di Dunia Siap Angkut Ribuan Penumpang
Perusahaan Pelayaran Mediterania mengharapkan tiga lagi kapal kontainer sejenis pada bulan Agustus. CSSC mengatakan kapal kontainer yang kedua dari empat telah menyelesaikan uji coba laut. Keempat kapal tersebut, menurut Offshore Energy, menelan biaya total sekitar USD600 juta atau Rp9,29 triliun.
(wib)
Lihat Juga :